Curhat Lee Grant Sebagai Kiper ke-3 di MU: Saya Berjalan Seperti Zombie
Asad Arifin | 30 Januari 2021 22:33
Bola.net - Lee Grant menjadi nama yang tidak populer di Manchester United pada musim 2020/2021. Namanya sama sekali terlupakan di tengah ramai pembicaraan tentang David de Gea dan Dean Henderson.
Persaingan antara David de Gea dan Henderson menjadi perdebatan panas di United. Saat De Gea membuat blunder atau tampil buruk Henderson langsung disebut layak jadi kiper utama.
Henderson memutuskan kembali ke United dan meneken kontrak baru awal musim lalu. Kiper 23 tahun datang ke United usai tampil apik bersama Sheffield dengan status pinjaman selama dua musim.
Henderson secara otomatis membuat kiper United lainnya terlupakan. Bukan hanya Sergio Romero, tapi ada juga Lee Grant. Kiper 38 tahun itu masih menjadi bagian dari skuad United musim ini.
Curhat Lee Grant
Lee Grant sudah bergabung dengan Manchester United sejak 2018 lalu. Akan tetapi, sampai saat ini, dia baru memainkan dua laga saja untuk tim utama United. Jumlah yang sangat minim tentunya.
Lee Grant menjalani debut pada 28 November 2019, di laga Liga Europa melawan Astana. Ini adalah laga yang tidak menentukan karena United sudah lolos dari fase grup sebelumnya.
Lee Grant menjalani debut pada usia 36 tahun 305 hari.
"Tidak peduli berapa lama Anda berkarier, Anda merasa frustrasi ketika tidak bermain pada hari Sabtu," buka Lee Grant dalam sebuah wawancara dengan The Sun.
"Saya tahu saya di Manchester United, Anda memiliki beberapa penjaga gawang terbaik di dunia di depan Anda tetapi Anda masih memiliki kebanggaan pribadi dan profesionalisme. Anda ingin bermain. Tapi, menjadi kiper ketiga juga pilihan ideal," imbuh Lee Grant.
Seperti Zombie
Lee Grant adalah kiper utama saat membela Sheffield, Burnley, dan Derby County. Namun, ketika pindah ke Stoke City, Lee Grant mulai kehilangan kesempatan bermain secara reguler.
Saat pindah ke United, Lee Grant bahkan jarang masuk dalam daftar pemain cadangan. Lee Grant pun merasa seperti zombie.
"Jika Anda berbicara dengan istri saya, dia akan berkata: 'Saya ingin membuatnya bermain karena dia pulang dan dari satu menit ke menit berikutnya, saya tidak tahu apa yang saya hadapi'."
"Saya berjalan seperti zombie yang mengeluh bahwa saya masih cukup bagus untuk bermain dan saya berlatih, bekerja di level yang keras. Pada akhirnya saya ingin hadiah itu, yaitu laga akhir pekan," kata Lee Grant.
Sumber: The Sun
Baca Ini Juga:
- Rekap Transfer Resmi Januari 2021 Klub Premier League: Arsenal Gacor, Bagaimana Liverpool?
- 1 Tahun Bruno Fernandes Di MU, 1 Kata Dari Solskjaer Untuknya: Brilian
- Arsenal vs Manchester United, Solskjaer: Harus Agresif, Laki-laki Kok!
- Anthony Martial Jadi Bulan-bulanan Fans MU, Solskjaer: Jangan Frustrasi!
- 5 Klub Berpenghasilan Terbesar Musim 2019/2020, Manchester United Nomor Berapa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















