Dalih De Gea Setelah Dibobol Aubameyang: Saya Teralihkan Hakim Garis
Yaumil Azis | 1 Oktober 2019 08:47
Bola.net - Gawang Manchester United yang dikawal David De Gea berhasil dibobol oleh penyerang Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang. Namun kiper asal Spanyol tersebut tidak merasa sepenuhnya bersalah atas gol tersebut.
Pertemuan antara Manchester United dan Arsenal merupakan laga pamungkas dari pekan ketujuh Premier League. Bermain di Old Trafford, Selasa (1/10/2019), kedua tim bermain dengan skor imbang 1-1.
Manchester United sejatinya sempat unggul lebih dulu melalui tembakan Scott McTominay dari luar kotak penalti. Sayangnya, mereka gagal mempertahankan keunggulan setelah Aubameyang mencetak gol untuk Arsenal di menit ke-58.
Hasil imbang itu pun membuat Manchester United tertahan di peringkat 10 klasemen sementara Premier League. Sementara Arsenal masih nyaman bertengger di peringkat empat.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Teralihkan oleh Wasit
Gol yang dicetak Aubameyang sedikit berbau kontroversial. Sebab hakim garis melihat penyerang asal Gabon tersebut telah berada di posisi offside.
Wasit kemudian memastikan kejadiannya melalui tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR). Setelah melihat insidennya, ia memutuskan untuk mensahkan gol Aubameyang.
Gol tersebut terlihat mudah terjadi. David De Gea tidak melakukan upaya apapun untuk menghentikan pergerakan Aubameyang atau bola. Namun ia berdalih perhatiannya saat itu terdistraksi oleh hakim garis yang mengangkat benderanya.
"Tentu saja [kami terdistraksi]. Andai hakim garis membiarkan bendera turun... namun kami tah bahwa di sana juga ada VAR, jadi bila offside, maka offside," ujar De Gea kepada Sky Sports usai laga.
Tak Ingin Mengulangi Kesalahan
Tapi De Gea mengaku bahwa dirinya salah karena kehilangan fokus. Untuk di laga-laga berikutnya, pemain asal Spanyol itu berjanji tak akan mengulangi kesalahannya dan meminta rekan setimnya untuk melakukan hal yang sama.
"Tidak ada yang perlu dikatakan lagi, kami harus mempertahankan fokus pada permainan kami. Kami harus belajar dari kesalahan itu. Ini adalah kesalahan besar untuk kami. Kami memberikan gol penting dengan cuma-cuma," tambahnya.
"Saya pikir permainan berjalan dengan seimbang, jadi mereka punya peluang yang bagus dan kami pun demikian. Namun kami tampil di Old Trafford sehingga butuh kemenangan di laga seperti ini jika ingin finis di empat besar," tandasnya.
Laga Manchester United berikutnya di Premier League akan digelar hari Minggu (6/10/2019) mendatang, dengan Newcastle sebagai lawannya. Sebelum itu, mereka harus menghadapi AZ Alkmaar di ajang Liga Europa beberapa hari sebelumnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Manchester United Catat Start Terburuk di Era Premier League, Solskjaer Rawan Dipecat
- Roy Keane: Berat Rasanya Lihat Manchester United Bermain
- Statistik Laga Man United vs Arsenal: The Red Devils Ulangi Torehan Buruk 30 Tahun Lalu
- Klasemen Premier League Pasca Laga Manchester United vs Arsenal
- Imbang Lawan Arsenal, Solskjaer: MU Seharusnya Dapat Penalti!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













