Dapat Kartu Merah, Nicolas Jackson Malah Diprediksi jadi Penyerang Terbaik di Dunia
Editor Bolanet | 21 Juni 2025 17:43
Bola.net - Chelsea harus mengakui keunggulan Flamengo dengan skor 1-3 dalam ajang Piala Dunia Antarklub, Sabtu (21/6/2025) dini hari WIB. Kekalahan The Blues semakin terasa menyakitkan setelah penyerang mereka, Nicolas Jackson, diganjar kartu merah.
Namun, di tengah kekecewaan yang menyelimuti kubu Chelsea, sebuah pujian tak terduga datang dari pihak lawan. Pelatih Flamengo yang juga mantan pemain Chelsea, Filipe Luis, justru memberikan sanjungan setinggi langit.
Menariknya, pujian tersebut tidak hanya ditujukan untuk taktik sang manajer, Enzo Maresca. Filipe Luis bahkan membuat sebuah prediksi besar mengenai masa depan Nicolas Jackson.
Lantas, apa yang membuat pelatih asal Brasil itu begitu yakin dengan potensi sang striker meski baru saja melakukan pelanggaran berbahaya? Inilah pembelaan dan sanjungan mengejutkan dari seorang mantan penggawa The Blues.
Pembelaan untuk Kartu Merah Jackson

Nicolas Jackson sejatinya baru masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua menggantikan Liam Delap. Namun, baru empat menit berada di lapangan, ia harus diusir keluar oleh wasit akibat tekel berbahaya kepada Ayrton Lucas.
Meskipun banyak yang mengkritik tindakan Jackson, Filipe Luis justru memberikan pembelaan. Ia percaya bahwa insiden kartu merah tersebut hanyalah sebuah kesalahan kecil yang akan bisa dilewati oleh sang pemain.
Bagi Luis, kartu merah itu tidak akan menutupi potensi luar biasa yang dimiliki oleh penyerang asal Senegal tersebut.
"Tentu saja, dia akan melewati kesalahan kecil ini. Saya pikir itu jelas, saya baru saja melihatnya di depan saya, saya belum melihatnya di TV, tetapi bagi saya itu adalah kartu merah," ujar Filipe Luis.
"Tetapi itu hanyalah sebuah detail kecil untuk seorang pemain yang merupakan pemain besar, dia bisa menjadi salah satu penyerang terbesar di dunia," tegasnya.
Kenangan Manis dan Tekanan di Stamford Bridge

Sanjungan yang diberikan oleh Filipe Luis ini rupanya datang dari rasa hormat dan kenangan indahnya bersama Chelsea. Ia mengaku bahwa waktunya di Stamford Bridge adalah sebuah periode yang sangat membahagiakan.
Selama satu musim membela The Blues, ia berhasil mempersembahkan gelar Premier League dan Piala Liga. Momen-momen tersebut membuatnya sangat memahami bagaimana istimewanya klub asal London tersebut.
Ia juga sangat paham dengan besarnya tekanan untuk meraih gelar yang selalu ada di dalam klub.
"Pertama-tama, saya mencintai Chelsea," kata Luis.
"Saya menghabiskan satu musim yang sangat membahagiakan di sana, kami memenangkan Premier League dan Piala Liga dan saya mendapatkan teman-teman istimewa dan bermain dengan para pemain terbaik di dunia selama satu musim, dan saya sangat bahagia di sana," kenangnya.
Sanjungan Setinggi Langit untuk Taktik Maresca
Tak hanya untuk Jackson, Filipe Luis juga memberikan pujian luar biasa untuk manajer Chelsea, Enzo Maresca. Ia bahkan tak segan menyebut taktik yang diusung Maresca sebagai yang paling sempurna di Eropa saat ini.
Ia mengaku sampai kesulitan tidur selama berhari-hari hanya untuk memikirkan cara menghadapi permainan taktis Chelsea. Baginya, kemenangan Flamengo terasa sangat besar karena berhasil mengalahkan tim dengan sistem yang begitu solid.
Menurutnya, para pemain Chelsea telah memahami model permainan yang diinginkan Maresca dengan sangat baik.
"Saya berkata kepada Maresca, empat hari tanpa tidur, atau tidur dengan sangat buruk, karena ketika saya melihat timnya bermain, bagi saya, itu adalah permainan taktis paling sempurna di Eropa," puji Luis.
"Sangat sulit untuk bermain melawannya, jadi itu membuat kemenangan kami menjadi sangat besar, jadi saya sangat bahagia," pungkasnya.
Klasemen Piala Dunia Antarklub 2025
Berikut klasemen lengkap Piala Dunia Antarklub 2025 Grup D:
Ikuti terus kabar terbaru seputar Piala Dunia Antarklub 2025 hanya di Bola.net!.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemilik Chelsea Mulai Menyesal Tunjuk Liam Rosenior jadi Pelatih?
Liga Inggris 2 April 2026, 09:05
-
Chelsea Catatkan Kerugian Terbesar dalam Sejarah Premier League
Liga Inggris 2 April 2026, 06:00
-
Kondisi Terkini Mykhailo Mudryk: Tetap Latihan Meski Terancam Sanksi
Liga Inggris 1 April 2026, 15:30
-
Marc Cucurella Buka Peluang Kembali ke Barcelona
Liga Inggris 1 April 2026, 11:42
-
Tuchel Beri Warning Pada Cole Palmer: Posisi di Timnas Inggris Belum Aman!
Piala Dunia 27 Maret 2026, 18:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Napoli vs Milan 7 April 2026
Liga Italia 3 April 2026, 01:00
-
Prediksi Juventus vs Genoa 6 April 2026
Liga Italia 2 April 2026, 21:45
-
Prediksi Inter vs Roma 6 April 2026
Liga Italia 2 April 2026, 21:28
-
Prediksi West Ham vs Leeds 5 April 2026
Liga Inggris 2 April 2026, 20:58
-
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona 5 April 2026
Liga Spanyol 2 April 2026, 20:44
-
Prediksi Southampton vs Arsenal 5 April 2026
Liga Inggris 2 April 2026, 20:07
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSIM 3 April 2026
Bola Indonesia 2 April 2026, 19:43
-
Prediksi Chelsea vs Port Vale 4 April 2026
Liga Inggris 2 April 2026, 19:34
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Malut United 3 April 2026
Bola Indonesia 2 April 2026, 19:09
-
Prediksi Mallorca vs Madrid 4 April 2026
Liga Spanyol 2 April 2026, 19:08
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 4 April 2026
Bundesliga 2 April 2026, 18:31
LATEST EDITORIAL
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45




