David Luiz Mengaku Ragu Gabung ke Arsenal, Menyesal Tinggalkan Chelsea?
Asad Arifin | 18 April 2020 14:43
Bola.net - Bek tengah David Luiz mengakui ragu dengan keputusannya bergabung dengan Arsenal. Bahkan, pada awal musim, dia masih merasa punya emosional dengan Chelsea dan mengalami banyak masalah.
David Luiz membuat manuver mengejutkan pada awal musim 2019/2020 lalu. Awalnya, pemain asal Brasil diyakini bakal bertahan di Chelsea dan menyelesaikan kontraknya bersama klub asal London Barat.
Namun, pergantian manajer membuat segalanya berubah bagi David Luiz. Maurizio Sarri digantikan Frank Lampard. Sang manajer baru tidak memasukkan nama David Luiz dalam rencananya.
David Luiz kemudian segera berbelok arah. Dia menerima keputusan Frank Lampard dan segera mencari klub baru. Dengan tebusan 8 juta euro, David Luiz berlabuh ke London Utara untuk bermain di Arsenal.
Masih Ingin Bertahan di Chelsea
David Luiz bermain di Chelsea pada 2010 lalu. Dia kemudian pindah ke PSG pada 2014. Pada 2016, David Luiz kembali lagi ke Chelsea dan punya keinginan untuk bertahan lama karena merasa bahagia.
"Saya selalu merasa sangat senang di Chelsea," ucap David Luiz kepada EPSN Brasil.
"Lalu, saya mengetahui ada pemahaman yang berbeda dan waktu saya di sini sudah berakhir. Walau, saya berpikir bahwa harusnya tidak berakhir seperti ini. Ini keputusan yang cepat," sambung pemain 32 tahun tersebut.
David Luiz mengaku belum mendapat tawaran dari Arsenal ketika menerima keputusan tidak dipakai Chelsea dan bersedia pindah. Saat Arsenal membuat tawaran, David Luiz langsung mengambil keputusan.
"Saya tahu Arsenal tidak berada dalam momen terbaik, mereka punya beban berat di lini belakang. Saya pindah ke Arsenal dan saya harus membayar tagihan makan malam tanpa makan," tegas David Luiz.
Ragu dan Masa Sulit David Luiz
David Luiz sempat ragu memilih Arsenal sebagai klub baru. Sebab, secara emosional dia masih terikat dengan Chelsea. Apalagi, ada banyak fans Chelsea yang mengirim pesan untuknya. Di sisi lain, David Luiz kesulitan beradaptasi di Arsenal.
"Awalnya semua berjalan tidak mudah. Saya harus memulai hal baru. Bukan hanya adaptasi taktik, tetapi juga kritik. Ada banyak kesedihan dari fans Chelsea karena tidak memahami keputusan pribadi," kata David Luiz.
"Unai Emery adalah pelatih dan orang hebat, tetapi hal-hal baik tidak terjadi untuknya. Jadi Anda bergerak dan berusaha untuk tetap tegak dan kuat maka semua akan berjalan baik," kata David Luiz.
Sumber: ESPN Brasil
Baca Ini Juga:
- Julian Draxler, Calon Pengganti Mesut Ozil di Arsenal
- Virgil van Dijk vs Harry Maguire, Siapa Lebih Baik?
- Liverpool Diragukan Bakal Beli Timo Werner Musim Depan
- Rapor Gemilang Duo Belanda di Liverpool: Virgil van Dijk dan Georginio Wijnaldum
- Chelsea Takut Real Madrid Gagal Bayar Cicilan Transfer Eden Hazard, Kok Bisa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





