Demi Kebaikan Semua Pihak, Ban Kapten Bruno Fernandes Mending Dicopot
Richard Andreas | 3 September 2024 13:03
Bola.net - Kembali terdengar suara yang meminta Erik ten Hag untuk mempertimbangkan status kapten Bruno Fernandes. Gelandang Portugal itu lagi-lagi dinilai tidak cocok memimpin tim Manchester United.
Bruno memang diangkat menjadi kapten di era Erik ten Hag. Dua tahun lalu, di musim pertamanya tiba di Old Trafford, salah satu langkah berani Ten Hag adalah mencopot ban kapten Harry Maguire, lalu menunjuk Bruno sebagai kapten.
Memang bicara performa, Bruno adalah salah satu pemain terbaik MU yang tampil paling konsisten dalam beberapa musim terakhir. Namun, karakter Bruno dianggap tidak cocok jadi pemimpin.
Sudah berulang kali Bruno dikritik untuk gestur negatif di lapangan. Dia kerap menunjukkan bahasa tubuh yang buruk, apalagi saat tim dalam kondisi tertinggal.
Bruno Fernandes Kapten MU
Bruno memang masih jadi salah satu pemain terbaik MU jika bicara performa. Namun, gaya bermain Bruno justru terkadang merugikan, seperti yang dijelaskan Alan Pardew.
Menurut pakar Premier League tersebut, Bruno adalah tipe pemain yang bisa tampil buruk di satu laga karena alasan teknis. Karena itu, beban ban kapten mungkin terlalu besar bagi Bruno.
"Ketika Anda memilih pemain dengan teknik tinggi sebagai pemimpin, itu selalu jadi keputusan berbahaya, sebab ada kalanya mereka akan bermain buruk," ujar Pardewe.
"Lihat Eriksen di masa keemasannya, Platini di masa keemasannya, mereka pasti pernah menjalani hari buruk. Mereka pemain yang mengandalkan teknik."
Lebih Baik Jika Dilepas
Pardew menilai ban kapten Bruno perlu dilepas bukan hanya untuk kebaikan tim, melainkan juga demi menguntungkan Bruno sendiri. Seharusnya Bruno bisa bermain lebih lepas dan fokus dalam permainannya.
"Saya kira akan lebih baik bagi dia jika ban kapten itu dilepas. Itu bakal membebaskan dia, dia bisa berpikir dengan lebih bebas," lanjut Pardew.
"Saat menjadi kapten, dia mungkin mengkhawatirkan barisan bek, mengkhawatirkan winger. Terkadang Anda tidak tahu cara mengatasi pemikiran-pemikiran semacam itu," tutupnya.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






