Derby Manchester: Matt Busby dan Para Nakhoda yang Menyeberang ke Sisi Lain Kota
Gia Yuda Pradana | 4 Januari 2021 12:59
Bola.net - Manchester United dan Manchester City, yang akan berhadapan pada Semifinal Carabao Cup tengah pekan ini, merupakan dua tim yang terlibat rivalitas. Rivalitas antara Manchester Merah dan Biru ini berlangsung sejak akhir abad 19 lalu, tepatnya pada 1881.
Rivalitas antartetangga ini dibumbui dengan perpindahan sejumlah pemain dari satu sisi Manchester ke sisi Manchester lainnya. Carlos Tevez, Denis Law, Owen Hargreves, Peter Schmeichel, dan Ryan Giggs adalah sejumlah pemain yang pernah memperkuat Manchester United dan Manchester City.
Perpindahan pemain antarklub ini bukan menjadi satu-satunya bumbu dalam derby Kota Manchester ini. Derby ini juga diwarnai dengan menyeberangnya sejumlah sosok yang telanjur lekat sebagai penggawa salah satu tim dan kemudian menjadi pelatih di tim lain.
Siapa saja sosok pemain di salah satu tim Manchester dan kemudian meneruskan kariernya sebagai pelatih di tim Manchester lainnya? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Sir Matt Busby
Bagi para pencinta Manchester United, nama Sir Matt Busby adalah sebuah legenda. Pelatih asal Skotlandia ini disebut sebagai salah satu pelatih legendaris Setan Merah.
Penghargaan bagi pelatih yang menutup usia pada 20 Januari 1994 tersebut juga dilakukan oleh pihak klub. Manajemen Manchester United mendirikan patung perunggu sosok Matt Busby di Old Trafford.
Terlepas dari status legendanya bersama United, Busby ternyata lebih dulu berstatus sebagai pujaan para pencinta Manchester City. Hal ini tak lepas dari penampilan apik pria kelahiran 26 Mei 1909 tersebut kala berseragam The Citizens.
Matt Busby sempat memperkuat City pada 1928-1936. Ia dikenal dengan umpan-umpan akurat bagi barisan penyerang timnya. Selama memperkuat The Citizens, ia sempat tampil 204 kali dan mencetak sebelas gol.
Setelah pensiun sebagai pemain, ia pun meneruskan karier sebagai pelatih. Tim yang ia besut pertama adalah Manchester United. Dalam 1141 laga bersama Busby, United meraih 576 kemenangan dan 266 hasil imbang. Sisanya, dalam 299 pertandingan, mereka menelan kekalahan.
Steve Coppell
Coppell merupakan salah satu pemain andalan United pada era 70 sampai 80-an. Pria kelahiran Liverpool ini biasa dimainkan sebagai sayap kanan.
Delapan tahun bersama United, Coppell bermain sebanyak 322 kali. Dalam penampilannya tersebut, ia mencetak 53 gol bagi Setan Merah.
Setelah pensiun sebagai pemain, pria yang saat ini berusia 65 tahun tersebut melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Usai menangani Crystal Palace, pada 1996, Coppell menangani Manchester City.
Namun, kebersamaannya dengan City tak berlangsung lama. Ia mengundurkan diri hanya dalam waktu 33 hari, dan baru melakoni enam laga. Ia mengaku tak bisa menangani tekanan besar di klub tersebut. Selama menangani City, ia meraih dua kali kemenangan, sekali hasil imbang, dan tiga kali kekalahan.
Mark Hughes
Hughes merupakan salah satu sosok bintang Manchester United. Ia sempat 13 tahun memperkuat lini serang dan ruang mesin Setan Merah.
Sepanjang berseragam United, pria asal Wales ini bermain dalam 473 pertandingan. Ia pun mencetak 163 dari nyaris 500 penampilannya tersebut.
Setelah pensiun total sebagai pesepak bola profesional pada Juli 2002, Hughes fokus ke dunia kepelatihan. Setelah membesut Timnas Wales dan Blackburn Rovers, pada 4 Juni 2008, ia bergabung dengan Manchester City.
Bersama City, Hughes sempat menjalani 77 laga. Ia meraih 36 kali kemenangan dan 16 hasil imbang. Sisanya, dalam 25 laga, timnya menelan kekalahan.
Ernest Mangnall
Mangnall menempati tempat sendiri dalam sejarah United dan City. Pria kelahiran Bolton, 4 Januari 1866 ini merupakan satu-satunya orang yang sejauh ini pernah menangani kedua tim Manchester tersebut.
Mangnall bergabung dengan United pada September 1903. Ia membawa Setan Merah menjadi klub yang disegani. Dalam 471 laga bersama United, ia meraih 242 kemenangan dan 139 hasil imbang. Sisanya, dalam 90 laga, timnya menelan kekalahan.
Bersama United, ia meraih dua gelar juara Divisi 1 dan satu gelar juara Piala FA. Selain itu, ia juga membawa Setan Merah meraih gelar dua trofi Charity Shield.
Pada September 1912, Mangnall menyeberang ke sisi lain Manchester dan bergabung dengan City. Dalam 350 pertandingan bersama City, ia meraih 151 kemenangan dan 117 hasil imbang. Sisanya, 82 laga, berakhir dengan kekalahan. Prestasi terbaik Mangnall bersama City adalah dengan membawa tim tersebut menjadi runner-up Divisi 1 musim 1920/1921.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Manchester United vs Manchester City: Duel Sengit Duo Manchester
- Manchester United vs Manchester City: Solskjaer Unggul Head to Head atas Guardiola
- Solskjaer Ingin Lepas 6 Pemain di Bursa Transfer Januari 2021, Siapa Saja?
- Nathalie Mamo, si Cantik dari Lebanon Pembawa Acara Globe Soccer Awards 2020
- Emilia Mernes, Penyanyi dan Model Seksi Argentina di Pesta Tahun Baru Neymar
- Potret-potret Alis Rodriguez, Wanita Cantik yang Setia Mendampingi Suso
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






