Derby Manchester: United Lebih Garang, City Lebih Kukuh
Gia Yuda Pradana | 6 Januari 2021 10:57
Bola.net - Derby Manchester akan tersaji pada Semifinal Carabao Cup 2020/2021. Manchester United akan menghadapi Manchester City pada laga yang akan dihelat di Old Trafford, Kamis (07/01) dini hari WIB.
Pertandingan ini akan menjadi kedua bagi dua tim Manchester tersebut pada musim ini. Sebelumnya, mereka bertemu pada laga pekan ke-12 Premier League, 12 Desember 2020 lalu. Pada laga tersebut, kedua tim bermain imbang tanpa gol.
Laga antara United dan City ini akan menjadi pertemuan dua pelatih dengan karakteristik berbeda. Ole Gunnar Solskjaer, pelatih United, merupakan pelatih yang mengandalkan transisi permainan rapi. Banyak gol United dihasilkan dari rapinya transisi positif, dari bertahan ke menyerang, yang mereka lakukan.
Di sisi lain, Guardiola, nakhoda Manchester City, merupakan pelatih yang dikenal sangat mengagungkan penguasaan bola. Baginya, penguasaan bola merupakan sarana menyerang dan bertahan yang paling baik.
Bagaimana perjalanan kedua tim, dengan dua karakteristik yang kontras tersebut, pada musim ini? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Manchester United Lebih Garang

Kendati lebih banyak mengandalkan serangan balik, performa United dalam mencetak gol musim ini lebih baik ketimbang City. Hal ini tampak dalam raihan gol Setan Merah sejauh ini. Dalam 16 laga yang telah dilakoni di Premier League, United mencetak 33 gol. Ini artinya, mereka rata-mencetak 2,06 gol dalam tiap pertandingan.
Raihan United ini meningkat dari rataan gol mereka musim lalu. Waktu itu, mereka mencetak 66 gol dari 38 pertandingan atau 1,73 gol tiap pertandingan.
Di sisi lain, sejauh ini, sudah mencetak 24 gol dalam 15 laga yang sudah mereka lakoni. Rataan gol tiap pertandingan mereka adalah 1,6 gol tiap laga.
Rataan produktivitas gol City ini menurun dibandingkan musim lalu. Pada ajang Premier League 2019/2020, City mencetak 102 gol dalam 38 laga. Rataan gol City mencapai 2,68 gol tiap pertandingan.
Setan Merah Lebih Oportunis

Untuk urusan memanfaatkan peluang yang dimiliki, Setan Merah -julukan Manchester United- pun lebih bagus ketimbang City. Bruno Fernandes dan kawan-kawan lebih mampu mengubah peluang yang mereka miliki menjadi gol.
Dari 16 laga yang sudah dilakoni, United memiliki nilai expected goals (xG) sebesar 28,28. Ini artinya, dalam tiap pertandingan, mereka rata-rata memiliki peluang mencetak gol sebesar 1,76. Namun, pada kenyataannya, mereka rata-rata mampu mencetak 2,06 gol dalam tiap pertandingan. Artinya, mereka mampu memanfaatkan peluang-peluang yang tak begitu berbahaya menjadi gol.
Kemampuan United mencetak peluang gol pun lebih baik ketimbang musim sebelumnya. Pada Premier League musim 2019/2020, nilai xG rata-rata tiap pertandingan mereka hanya berkisar 1,74.
Sementara, dari 15 laga yang telah mereka lakoni, City memiliki nilai xG sebesar 29,33. Ini artinya, dalam tiap pertandingan mereka rata-rata memiliki peluang mencetak 1,95 gol. Namun, dalam realitanya, mereka 'hanya' mampu mencetak rata-rata 1,6 gol per pertandingan.
Di sisi lain, dibandingkan musim lalu, kemampuan City menciptakan peluang pun menurun. Pada Premier League 2019/2020, nilai xG rata-rata mereka mencapai 2,69.
Benteng City Lebih Kukuh

City mengompensasi menurunnya ketajaman mereka dengan pertahanan yang lebih kukuh. Saat ini, pertahanan mereka menjadi yang terbaik di Premier League 2020/2021 dengan kebobolan 13 gol dari 15 pertandingan. Artinya, dalam tiap pertandingan hanya kebobolan 0,87 gol.
Raihan lini pertahanan City pada musim ini lebih baik dari musim lalu. Waktu itu, gawang mereka rata-rata bobol 0,92 gol dalam tiap pertandingan.
Tak hanya lebih baik dalam bertahan, City juga mampu mengurangi peluang lawan membobol gawang mereka dibanding musim sebelumnya. xGA mereka musim ini 0,86, turun dari musim sebelumnya yang berkisar di angka 0,97.
Di sisi lain, sejauh ini, gawang United sudah kebobolan 24 kali dalam 16 pertandingan. Artinya, tiap pertandingan, rata-rata gawang United bobol 1,5 kali.
Catatan kebobolan United musim ini lebih buruk ketimbang musim lalu. Waktu itu, dalam tiap pertandingan rata-rata gawang mereka kebobolan 0,95 kali.
Selain itu, musim ini, lini pertahanan United juga lebih rapuh dibanding musim lalu. Nilai xGA rata-rata mereka musim ini mencapai 1,3, lebih tinggi ketimbang xGA mereka musim lalu yang berkisar di angka 1.
City Mengancam pada Pertemuan Terakhir

Pada persuaan terakhir mereka, City dan United memang berbagi hasil imbang tanpa gol. Namun, dari data statistik, City memiliki peluang untuk menang pada laga tersebut.
Dalam pertandingan yang dihelat di Old Trafford ini, City memiliki nilai xG 1,28, jauh lebih tinggi dari nilai xG United yang hanya 0,59.
Nilai xG City disumbang oleh tiga peluang emas yang mereka miliki melalui Gabriel Jesus, Riyad Mahrez, dan Kevin de Bruyne. Tiga peluang ini saja total memiliki nilai xG 1,04. Namun, berkat penyelesaian yang kurang baik, tiga peluang ini gagal menjadi gol.
Sumber: Disarikan dari data Understat dan Infogol
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Kesempatan Buat Manchester United! Manchester City sedang Pincang, Nih
- Prediksi Manchester United vs Manchester City 7 Januari 2021
- Yan Couto, Pemain Muda Brasil dengan Kekasihnya yang Cantik dan Seksi
- Pilar Bogado, Penyanyi Berbakat yang Menjalin Asmara dengan Pemain Muda Sevilla
- Potret-potret Giulia Amodio, Kekasih Gelandang Inter Milan Stefano Sensi
- Potret-potret Alis Rodriguez, Wanita Cantik yang Setia Mendampingi Suso
- Emilia Mernes, Penyanyi dan Model Seksi Argentina di Pesta Tahun Baru Neymar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








