Di Balik Start Sempurna Michael Carrick: Ini Pembagian Tugas Para Asisten Pelatih di Manchester United

Asad Arifin | 28 Januari 2026 21:31
Di Balik Start Sempurna Michael Carrick: Ini Pembagian Tugas Para Asisten Pelatih di Manchester United
Michael Carrick pada laga pekan ke-22 Premier League antara Manchester United vs Man City di Old Trafford (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Michael Carrick membuka era kepelatihannya di Manchester United dengan dua kemenangan besar yang langsung mengubah atmosfer Old Trafford. Mengalahkan Manchester City dan Arsenal bukan sekadar soal taktik di hari pertandingan, melainkan buah kerja kolektif tim pelatih.

Di tengah situasi sulit usai tersingkir dari seluruh kompetisi piala, Carrick memilih pendekatan terstruktur. Ia membagi tugas secara spesifik kepada para asistennya agar setiap detail performa pemain bisa ditangani optimal.

Advertisement

Langkah itu cepat berbuah hasil. United tampil lebih rapi, agresif, dan percaya diri, terutama dalam dua laga besar yang mengembalikan optimisme publik Old Trafford.

Di balik layar, staf pelatih Carrick memainkan peran sentral. Mereka bukan sekadar pendamping, melainkan eksekutor ide yang membantu Carrick menerjemahkan visinya ke dalam latihan dan pertandingan.

1 dari 3 halaman

Steve Holland dan Fondasi Taktik Carrick

Steve Holland dan Fondasi Taktik Carrick

Steve Holland ketika masih melatih Yokohama F Marinos. (c) The AFC

Steve Holland menjadi figur paling senior di staf kepelatihan Carrick. Pengalamannya mendampingi pelatih top di level klub dan tim nasional membuatnya dipercaya sebagai asisten manajer.

Holland berperan besar dalam penyusunan struktur latihan dan detail taktik harian. Ia menjadi partner diskusi utama Carrick dalam membaca lawan dan menyiapkan rencana pertandingan.

Pendekatan Holland yang sistematis membantu United tampil lebih terorganisasi, terutama saat bertahan dan transisi. Hal ini terlihat jelas dalam kemenangan atas Manchester City dan Arsenal.

Kehadiran Holland juga memberi Carrick ruang untuk fokus pada manajemen ruang ganti. Kombinasi keduanya menciptakan keseimbangan antara pendekatan teknis dan kepemimpinan personal.

2 dari 3 halaman

Woodgate, Evans, dan Detail Kecil yang Membuat Perbedaan

Woodgate, Evans, dan Detail Kecil yang Membuat Perbedaan

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (kiri) dan pelatih Manchester United, Michael Carrick saat keduanya bertemu di Old Trafford, 17 Januari 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Jonathan Woodgate menjadi sosok yang paling mencuri perhatian di pinggir lapangan. Reaksinya saat United menang atas Arsenal bahkan memicu reaksi emosional dari rival lama.

Woodgate bekerja langsung di lapangan latihan, terutama dalam aspek komunikasi dengan pemain. Kemampuannya berbahasa Spanyol menjadi nilai tambah besar di Carrington, mengingat banyak pemain United berasal dari latar belakang tersebut.

Ia pernah menyebut belajar bahasa Spanyol sebagai sesuatu yang sangat penting, sebuah pendekatan yang kini membantunya membangun kedekatan dengan pemain. Dukungan terhadap Woodgate juga datang dari internal sepak bola Inggris.

Selain Woodgate, Jonny Evans, dan Travis Binnion melengkapi staf inti Carrick. Evans membawa perspektif pemain senior yang paham budaya klub, sementara Binnion fokus pada pengembangan individu.

Sumber: MEN Sport

LATEST UPDATE