Di Canio: Saya Bukanlah Pendukung Fasisme
Editor Bolanet | 4 April 2013 15:18
- Pelatih gres Paolo Di Canio belum-belum telah memicu kontroversi, sebab di masa lalu ia pernah terang-terangan sebagai penganut fasis.
Namun kini pria Italia itu berupaya menghapus kontroversi seputar pandangan-pandangan politiknya. Apalagi ia sempat berkata kepada kantor berita Italia pada 2005 Saya bukan orang rasis, namun saya seorang fasis
Penunjukan pria 44 tahun itu menuai banyak kritik dari sejumlah kalangan, termasuk memicu pengunduran diri wakil presiden klub yang merupakan mantan menteri luar negeri David Miliband.
Saya bukan orang yang seperti digambarkan oleh sebagian orang. Saya tidak mengafiliasikan diri saya dengan organisasi apapun, saya bukan rasis, dan saya tidak mendukung ideologi fasisme. Saya menghargai semua orang.
Sebagian kelompok pendukung lokal Sunderland menyebut tindakan penggantian Martin O'Neill dengan Di Canio sebagai pengkhianatan dan memalukan. namun Italiano satu ini tetap merasa tersanjung diberi kepercayaan oleh The Black Cats.
Sunderland merupakan klub yang bersejarah, membanggakan, dan bermoral. Saya sendiri membaca serta mendengar tudingan-tudingan pribadi nan ganas ini pastinya menyakitkan. Saya merupakan orang yang jujur, nilai-nilai dan prinsip saya datang dari keluarga dan pola asuh saya.[initial] (reu/lex)
Namun kini pria Italia itu berupaya menghapus kontroversi seputar pandangan-pandangan politiknya. Apalagi ia sempat berkata kepada kantor berita Italia pada 2005 Saya bukan orang rasis, namun saya seorang fasis
Penunjukan pria 44 tahun itu menuai banyak kritik dari sejumlah kalangan, termasuk memicu pengunduran diri wakil presiden klub yang merupakan mantan menteri luar negeri David Miliband.
Saya bukan orang yang seperti digambarkan oleh sebagian orang. Saya tidak mengafiliasikan diri saya dengan organisasi apapun, saya bukan rasis, dan saya tidak mendukung ideologi fasisme. Saya menghargai semua orang.
Sebagian kelompok pendukung lokal Sunderland menyebut tindakan penggantian Martin O'Neill dengan Di Canio sebagai pengkhianatan dan memalukan. namun Italiano satu ini tetap merasa tersanjung diberi kepercayaan oleh The Black Cats.
Sunderland merupakan klub yang bersejarah, membanggakan, dan bermoral. Saya sendiri membaca serta mendengar tudingan-tudingan pribadi nan ganas ini pastinya menyakitkan. Saya merupakan orang yang jujur, nilai-nilai dan prinsip saya datang dari keluarga dan pola asuh saya.[initial] (reu/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! Manchester United Lepas Kepergian Rasmus Hojlund ke Napoli
Liga Inggris 3 Juni 2026, 22:33
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:55
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:52
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:40
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
-
Ketika 'Godzilla' Mengancam Serang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











