Di Matteo Bingung Pilih Drogba atau Torres
Editor Bolanet | 1 Mei 2012 16:31
- Manajer caretaker , Roberto Di Matteo mengaku belum memutuskan striker mana yang akan diturunkannya di laga final Piala FA melawan . Manajer asal Italia itu sepertinya bingung memilih antara Didier Drogba atau Fernando Torres yang terus tampil apik di beberapa pertandingan terakhir.
Sejak mengambil alih kursi pelatih Chelsea dari Andre Villas-Boas di bulan Maret lalu, Di Matteo sukses membukukan 11 kemenangan dari 16 laga yang ditanganinya. Dengan raihan hasil bagus ini, The Blues berhasil melaju ke final Piala FA dan final Liga Champions.
Di Matteo cenderung menggunakan striker tunggal di lini depan dan secara bergantian memainkan Torres dan Drogba, daripada menurunkan keduanya. Namun pelatih berusia 41 tahun ini berusaha untuk fokus pada laga melawan terlebih dahulu, guna mengincar posisi ke-4 dalam papan klasemen.
Kami harus terlebih dahulu bermain menghadapi Newcastle, kemudian saya akan mengistirahatkan beberapa pemain guna memberikan masa istirahat. Lalu kita lihat saja bagaimana keadaan mereka untuk memilih skuad terbaik. Baru setelah itu kami akan memikirkan laga final nanti, ucap Di Matteo kepada reporter.
Di Matteo mengaku bingung memilih striker, setelah melihat aksi Drogba di dua leg melawan Barcelona dan juga performa Torres yang mencetak hattrick ke gawang QPR. Namun diakuinya jika keadaan ini malah akan memberikan keuntungan tersendiri bagi Chelsea.
Keadaan ini menguntungkan bagi klub dan kami mempunyai pemain yang penuh dengan rasa percaya diri. Semuanya ingin bermain, rasanya sungguh fantastis. Ini adalah satu-satunya cara untuk mencapai target kami, pungkas Di Matteo. (gl/mac)
Sejak mengambil alih kursi pelatih Chelsea dari Andre Villas-Boas di bulan Maret lalu, Di Matteo sukses membukukan 11 kemenangan dari 16 laga yang ditanganinya. Dengan raihan hasil bagus ini, The Blues berhasil melaju ke final Piala FA dan final Liga Champions.
Di Matteo cenderung menggunakan striker tunggal di lini depan dan secara bergantian memainkan Torres dan Drogba, daripada menurunkan keduanya. Namun pelatih berusia 41 tahun ini berusaha untuk fokus pada laga melawan terlebih dahulu, guna mengincar posisi ke-4 dalam papan klasemen.
Kami harus terlebih dahulu bermain menghadapi Newcastle, kemudian saya akan mengistirahatkan beberapa pemain guna memberikan masa istirahat. Lalu kita lihat saja bagaimana keadaan mereka untuk memilih skuad terbaik. Baru setelah itu kami akan memikirkan laga final nanti, ucap Di Matteo kepada reporter.
Di Matteo mengaku bingung memilih striker, setelah melihat aksi Drogba di dua leg melawan Barcelona dan juga performa Torres yang mencetak hattrick ke gawang QPR. Namun diakuinya jika keadaan ini malah akan memberikan keuntungan tersendiri bagi Chelsea.
Keadaan ini menguntungkan bagi klub dan kami mempunyai pemain yang penuh dengan rasa percaya diri. Semuanya ingin bermain, rasanya sungguh fantastis. Ini adalah satu-satunya cara untuk mencapai target kami, pungkas Di Matteo. (gl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:31
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:22
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19








