Di Matteo: Saya Tak Tertekan Dengan Kondisi Chelsea
Editor Bolanet | 10 Maret 2012 15:30
- Roberto Di Matteo mengatakan bahwa dirinya tidak merasa di bawah tekanan, meski ia menjadi manajer kedelapan sejak Roman Abramovich membeli sembilan tahun silam.
Di Matteo ditunjuk sebagai manajer sementara sampai akhir musim setelah Andre Villas-Boas dipecat dari Stamford Bridge, menyusul kekalahan akhir pekan silam dari West Bromwich Albion.
Bagaimanapun, mantan gelandang Si Biru ini bersikap santai terhadap tugas untuk menyelamatkan Chelsea, di bawah tuntutan berat Abramovich.
Bagaimana saya akan mengatasinya? Saya akan tetap bangun di pagi hari. Minum kopi. Tetap makan siang, makan malam, dan menjalani hidupku secara normal, tutur Di Matteo.
Di semua klub, terdapat tekanan untuk mencapai target-target tertentu. Itu selalu ada. Bahkan jika anda bekerja untuk klub lain. Jika anda tidak dapat menanganinya, jangan mengambilnya, anda seharusnya tidak melakukan pekerjaan ini.
Kami berada di bisnis yang digerakkan oleh hasil-hasil. Ini sangat sederhana. Di setiap klub di mana anda bekerja, anda akan memiliki target-target dan tekanan. Di manapun. Terdapat aspek-aspek umum untuk setiap manajer, di League One, League Two, Championship, atau Premier League, tutupnya. (afp/lex)
Di Matteo ditunjuk sebagai manajer sementara sampai akhir musim setelah Andre Villas-Boas dipecat dari Stamford Bridge, menyusul kekalahan akhir pekan silam dari West Bromwich Albion.
Bagaimanapun, mantan gelandang Si Biru ini bersikap santai terhadap tugas untuk menyelamatkan Chelsea, di bawah tuntutan berat Abramovich.
Bagaimana saya akan mengatasinya? Saya akan tetap bangun di pagi hari. Minum kopi. Tetap makan siang, makan malam, dan menjalani hidupku secara normal, tutur Di Matteo.
Di semua klub, terdapat tekanan untuk mencapai target-target tertentu. Itu selalu ada. Bahkan jika anda bekerja untuk klub lain. Jika anda tidak dapat menanganinya, jangan mengambilnya, anda seharusnya tidak melakukan pekerjaan ini.
Kami berada di bisnis yang digerakkan oleh hasil-hasil. Ini sangat sederhana. Di setiap klub di mana anda bekerja, anda akan memiliki target-target dan tekanan. Di manapun. Terdapat aspek-aspek umum untuk setiap manajer, di League One, League Two, Championship, atau Premier League, tutupnya. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












