Dibantai Brighton di Kandang, Frank Lampard Salahkan Pemain!
Editor Bolanet | 4 Januari 2023 11:08
Bola.net - Everton kembali menelan kekalahan saat menjamu Brighton di kandang dalam lanjutan Premier League pada Rabu (4/1/20223) dini hari WIB. Sang pelatih, Frank Lampard mengaku sangat kecewa melihat timnya harus menyerah 4-1 dari sang tamu.
Frank Lampard merasa para pemainnya tampil buruk sejak menit awal laga. Lampard menilai adanya kesalahan individu dalam membangun pertahanan sehingga Everton harus memungut bola empat kali di laga tersebut.
Everton di babak pertama sudah tertinggal satu gol, meskipun bisa mengimbangi permainan Brighton. Namun di awal babak kedua, pertahanan Everton porak poranda hanya dalam enam menit sejak gol Evan Ferguson di menit 51.
“Sangat mengecewakan. Itu bahkan (terjadi) di babak pertama menurut saya. Dalam permainan cukup seimbang, (namun) tiga gol dalam enam menit karena kesalahan defensif, menyelesaikan permainan,” ujar Lampard dikutip dari BBC.
Salahkan Pemain

Frank Lampard menilai kekalahan kali ini banyak disebabkan oleh kesalahan para pemain. Lampard merasa para pemain terutama bek terlalu banyak melakukan kesalahan fatal yang melahirkan empat gol di gawang Jordan Pickford.
Jika dilihat dalam proses gol, para pemain belakang Everton memang bertahan dengan sangat buruk. Bahkan gol keempat Brighton lahir akibat salah passing yang dilakukan bek Everton. Pascal Gross yang mendapatkan bola gratis langsung berlari untuk berhadapan satu lawan satu dengan Pickford.
"Setelah itu pertandingan menjadi sedikit peralihan. Dengan skor 4-0 pertandingan selesai. Enam menit itu sangat penting dengan kesalahan individu dan masalah pertahanan kolektif,” terang Lampard.
Padahal Everton bisa mengimbangi permainan Brighton dalam hal penguasaan bola dan serangan. Namun Lampard merasa kesalahan para pemainnya membuat Brighton mendapatkan banyak gol di laga tersebut.
“Dari segi penguasaan bola (itu berjalan) imbang. Mereka membentur tiang dan mencetak gol dari kesalahan kami. Kami memiliki peluang bagus dengan Alex (Iwobi). Saya ingin lebih menekan (namun) saya tidak berpikir ada banyak hal di dalam (permainan)," tambah Lampard.
Lampard Dipecat?

Kekalahan di kandang dengan skor mencolok tentu saja sangat memalukan bagi Everton. Kekalahan ini bisa saja menjadi momentum untuk manajemen tim memecat Frank Lampard dari kursi kepelatihan mereka.
Terlebih mantan pemain Chelsea tersebut tak mampu memberikan kemenangan di tujuh laga terakhir Everton. Kondisi tersebut tentu akan menjadi tekanan besar bagi Lampard untuk segera bangkit sebelum surat pemecatan melayang.
“Anda harus terbiasa dengan posisi itu. Anda tidak akan menang setiap minggu. Kami harus kembali bekerja. Sesederhana itu. Saya seorang manajer sepakbola Premier League. Ada tekanan dalam pekerjaan kapan pun anda berada,’ terang Lampard.
Selanjutnya Lampard akan berhadapan dengan Manchester United di ajang Piala FA pada Sabtu (7/1/2023). Laga tersebut bisa jadi penentuan nasib Lampard yang dimulai sejak musim lalu sebagai pelatih Everton.
Sumber: BBC dan Transfermarkt
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
-
Chelsea Bahkan Tidak Punya Kiper Nomor 1
Liga Inggris 7 Maret 2026, 10:32
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51














