Dibeli Mahal, Tapi Ugarte Justru Dicap Gagal di MU? Ini Pengakuannya
Editor Bolanet | 16 Juni 2025 07:46
Bola.net - Musim pertama Manuel Ugarte di Manchester United ternyata jauh dari harapan. Gelandang asal Uruguay itu mengaku mengalami tekanan yang belum pernah dirasakan sebelumnya sepanjang kariernya.
Awal musim yang penuh harapan berubah menjadi mimpi buruk saat Erik ten Hag jarang memberinya kepercayaan. Meski sempat bangkit di era interim Ruud van Nistelrooy, posisinya kembali terancam saat Ruben Amorim datang.
Ugarte bahkan harus rela duduk di bangku cadangan pada final Liga Europa. Pengalaman ini membuatnya menyadari betapa berbeda bermain untuk Setan Merah dibanding klub lain.
Dalam sebuah wawancara, pemain berusia 24 tahun itu membongkar semua tekanan yang dihadapinya. Apa yang ia rasakan tak pernah ia alami, bahkan saat membela PSG.
Pengakuan Ugarte

Dalam wawancara eksklusif bersama jurnalis Andy Mitten untuk United We Stand, Ugarte akhirnya buka suara. Ia menyoroti tekanan luar biasa yang datang dari media dan publik.
"Aku tak pernah mengalami sesuatu seperti di United . Bahkan di Paris tidak seperti ini. Di Paris, berbeda. Di United dan Premier League, tapi terutama di United, ada sorotan di level global," ujar Ugarte.
"Orang-orang terus berbicara dan berbicara, dan sangat sulit menghindarinya karena kamu melihatnya di mana-mana. Semuanya selalu tentang United," lanjutnya.
"Ketika kamu bermain bagus, kamu bukan yang terbaik di dunia. Ketika kamu bermain buruk, kamu bukan yang terburuk di dunia. Pemain harus benar-benar memahami itu," tegas Ugarte.
Musim Pertama yang Tak Sesuai Harapan
Tak butuh waktu lama untuk melihat bahwa Ugarte kesulitan menembus tim inti MU. Erik ten Hag tidak memberinya kepercayaan sejak awal musim.
Baru sekitar tiga bulan kemudian ia mendapat menit bermain yang konsisten. Meski begitu, performanya tak cukup kuat untuk mengamankan tempat inti.
Ugarte bahkan dinilai sebagai rekrutan terburuk United musim ini. Status tersebut menggambarkan betapa sulitnya ia beradaptasi di Old Trafford.
Meskipun begitu, melihat caranya menutup musim tanpa skandal dan tetap profesional dianggap sebagai bonus tersendiri. Apalagi jika dibandingkan dengan awal musim yang suram.
Harus Bangkit atau Terlempar
Musim depan bisa menjadi penentu karier Ugarte di Manchester United. Ruben Amorim masih dipercaya sebagai manajer, tapi tekanan untuk langsung tampil bagus akan lebih besar.
Situasi lini tengah MU semakin kompleks dengan nama-nama lama seperti Casemiro. Jika pemain Brasil itu tetap jadi andalan, maka Ugarte harus bertanya pada dirinya sendiri.
"Saya hanya fokus pada apa yang terjadi sehari-hari dan pada apa yang bisa saya tingkatkan," tegas Ugarte.
Mau tak mau, musim depan Ugarte harus tampil sempurna sejak awal. Jika tidak, namanya bisa cepat hilang dari skuad utama, dan mungkin juga dari Old Trafford.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casemiro Pergi, Carrick Belum Pasti, Man United Harus Hati-Hati
Liga Inggris 28 April 2026, 19:19
-
Haaland Kirim Peringatan: Manchester City Akan Lebih Mengerikan Musim Depan!
Liga Inggris 28 April 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
8 Kiper Tangguh Favorit Peraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 April 2026, 00:30
-
Klopp Ungkap Satu Laga Piala Dunia 2026 yang Paling Dinantikannya
Piala Dunia 29 April 2026, 00:16
-
Live Streaming Liga Champions: PSG vs Bayern
Liga Champions 29 April 2026, 00:00
-
Ujian Sesungguhnya bagi Arsenal di Markas Atletico Madrid
Liga Champions 28 April 2026, 23:16
-
Link Live Streaming Liga Champions: PSG vs Bayern
Liga Champions 28 April 2026, 22:30
-
Hasil PSBS vs Malut United: Pesta 7 Gol Tim Tamu
Bola Indonesia 28 April 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Rekor yang Masih Bisa Dipecahkan atau Disamai Bayern Munchen Musim Ini
Editorial 28 April 2026, 14:07
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46














