Dibongkar Michael Carrick: Ini Rahasia Taktik Ruben Amorim di MU yang 'Nyalakan' Kembali Mesin Tua Casemiro
Editor Bolanet | 29 Oktober 2025 14:58
Bola.net - Kebangkitan Casemiro di Manchester United menjadi salah satu sorotan utama musim ini. Di bawah arahan Ruben Amorim, gelandang veteran itu kembali menemukan performa terbaiknya.
Sempat diragukan karena stamina dan kecepatan, Casemiro kini kembali menjadi komandan lini tengah. Kemenangan atas Brighton menjadi bukti nyata bagaimana solusi taktis Amorim bekerja.
Legenda Manchester United, Michael Carrick, membeberkan rahasia transformasi tersebut. Kuncinya adalah sistem pendukung kolektif, bukan lagi isolasi.
Carrick menjelaskan bagaimana Amorim membangun 'jaring pengaman' di sekitar Casemiro. Hal ini membuat sang pemain sukses mengatasi masalah penuaan melalui kerja sama tim.
Masalah Lini Tengah

Michael Carrick menyoroti masalah utama Manchester United selama setahun terakhir. Lini tengah mereka, terutama duet Casemiro dan Bruno Fernandes, terlalu sering terekspos.
Ia mempertanyakan bagaimana mungkin dua gelandang diharapkan bisa mengatasi tiga atau empat pemain lawan. Menurutnya, itu adalah pertempuran yang mustahil dimenangkan sendirian.
"Apa yang dibicarakan orang tentang lini tengah, duet pemain di sana, dan ruang yang harus mereka tutupi selama setahun terakhir ini?" kata Michael Carrick.
"Ada satu hal yang sangat menarik bagi saya: bagaimana mereka mendapatkan dukungan dan bantuan. Anda tidak bisa mengharapkan hanya dua gelandang (saat melawan tim yang bagus) untuk menghadapi tiga atau empat pemain lawan," sambungnya.
Solusi: Bantuan dari Lini Depan

Ruben Amorim tidak membiarkan kedua gelandangnya berjuang sendirian. Michael Carrick menjelaskan bahwa solusi pertama datang dari bantuan para penyerang.
Para pemain depan kini ditugaskan untuk turun kembali. Mereka aktif mendukung zona tengah dan menutup jalur umpan lawan.
"Jadi bagaimana Anda menemukan solusinya? Solusinya datang dari para penyerang yang turun kembali untuk mendukung zona tengah yang kami tunjukkan di sini, untuk mendukung Bruno dan Casemiro," jelas Carrick.
"Para penyerang memberikan dukungan, dengan Luke Shaw mengisi pos tengah dan tetap di sana sehingga seolah-olah menciptakan formasi tiga gelandang," lanjutnya.
Peran Hibrid Luke Shaw

Selain bantuan dari lini depan, pergerakan Luke Shaw juga menjadi faktor krusial. Peran bek kiri itu kini jauh lebih cair dan fleksibel.
Shaw sering terlihat naik dan masuk ke area tengah lapangan. Pergerakannya ini secara efektif menciptakan trio gelandang dadakan.
"Pada akhirnya, ini adalah pertarungan jumlah pemain dan penguasaan ruang, dan Anda harus mengisi area yang tepat. Di sini, Bruno, Luke Shaw, dan Casemiro mengisi bagian lapangan tersebut dan itu membuat mereka tetap solid," tutur Carrick.
"Mustahil Anda bisa meminta Bruno dan Casemiro melakukan semua itu sendirian saat melawan tim sekelas Brighton, dan formasi mereka (saat itu) memang sangat cair. Anda bisa lihat Luke Shaw di sini hampir berperan seperti gelandang kanan," lanjutnya.
Disiplin Mengisi Ruang
Analisis Carrick juga menyoroti pentingnya kedisiplinan pemain seperti Cunha. Saat tim kehilangan bola, ia bertanggung jawab untuk turun dan menjaga keseimbangan.
Kunci dari sistem ini adalah kemauan kolektif untuk mundur mengisi ruang. Taktik Amorim (3-4-3) bisa seketika berubah menjadi 4-3-3 saat bertahan.
"Hal itu (formasi yang cair) menuntut Cunha untuk ikut turun, bermain dengan tanggung jawab, dan disiplin (dalam menjaga posisi)" kata Michael Carrick.
"Namun, kuncinya adalah (penguasaan) ruang dan bagaimana dia (Cunha) menempatkan diri di area itu. Bahkan ketika pertahanan mereka terkadang berhasil ditembus, para pemain ini bersedia untuk lari kembali dan mengisi posisi secara fleksibel," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
Liga Italia 13 Juni 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 17:17
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Irak vs Norwegia 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:45
-
Menjelang Belgia vs Mesir, Warisan Mohamed Salah yang Tak Tertandingi
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:30
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 16:06
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Senegal 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















