Dihajar Everton, Pogba Minta Maaf Telah Merendahkan Martabat MU
Ari Prayoga | 23 April 2019 04:40
Bola.net - - Gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba meminta maaf usai timnya menelan kekalahan empat gol tanpa balas ketika bertandang ke markas Everton akhir pekan kemarin.
Gol dari Richarlison dan Gylfi Sigurdsson di babak pertama serta Lucas Digne dan Theo Walcott di paruh kedua pertandingan memaksa United pulang dengan tangan hampa.
Hasil ini membuat harapan United untuk finis di empat besar klasemen sekaligus mendapat jatah ke Liga Champions musim depan terancam gagal terwujud.
Penyesalan Pogba
Pogba menyatakan bahwa hasil di kandang Everton benar-benar tak bisa diterima. Bahkan, ia menganggap penampilan timnya sudah merendahkan martabat United sebagai klub raksasa.
"Saya harap saya tahu [apa yang salah]. Detail, gairah, kami berbicara tentang keberanian dan segalanya yang kami miliki ketika manajer datang," ujar Pogba kepada Sky Sports.
"Apa yang kami alami di sana, seperti tim lainnya dan ini tidak bagus. Tidak bagus untuk Manchester United, bagi kisah klub dan juga fans. Apa yang kami lakukan sama sekali tak bagus. Kalah adalah sesuatu yang burukyang tidak kami inginkan ketika kami berada di persaingan menuju empat besar dan kalah 4-0 juga," imbuhnya.
"Tidak bermaksud meremehkan Everton, tapi cara kami bermain dan performa saya sendiri, performa tim, performa semuanya merendahkan martabat kami sendiri. Kami tidak menghormati diri kami sendiri, klub dan juga fans," tukasnya.
Tekad Bangkit
Pogba kini mencoba untuk melupakan kekalahan atas Everton dan mengalihkan fokus ke laga selanjutnya, di mana United bakal bertemu sang tetangga, Manchester City untuk kemudian menjamu Chelsea.
"Terkadang, Anda mencoba memberikan segalanya tapi tak ada hasilnya. Anda terus mencoba, Anda mungkin kehilangan bola yang seharusnya bisa Anda pertahankan, Anda kalah dalam duel yang seharusnya Anda menangkan, dan paling sering kita menciptakan peluang yang bisa menjadi gol tapi kita gagal," tutur Pogba.
"Semuanya salah tapi yang terpenting adalah mentalitas yang kami tunjukkan di lapangan, itu harus berubah. Sekarang kekalahan ini sudah menjadi masa lalu dan kami tak bisa bertahan di masa lalu karena itu adalah sakit kepala. Anda harus berpikir mengenai laga selanjutnya dan tampil lebih baik," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41














