Dihajar Liverpool, MU Dicap Seperti Spaghetti Bolognese
Ari Prayoga | 17 Desember 2018 05:50
Bola.net - - Gary Neville menilai mantan timnya, Manchester United kala tumbang dari Liverpool, Minggu (16/12) layaknya makanan Italia, spaghetti bolognese akibat organiasi permainan yang buruk.
Dalam laga ini, Liverpool tampil sangat mendominasi. Pasukan Jurgen Klopp membombardir pertahanan United dengan 36 kali tembakan, berbanding dengan hanya enam tembakan yang dilakukan Setan Merah.
Meski sempat berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Jesse Lingard, United akhirnya harus puas pulang dari Anfield dengan tangan hampa usai menelan kekalahan 1-3.
Strategi Mourinho
Manajer United, Jose Mourinho memasang formasi 3-5-2 di awal pertandingan, dengan dua wing-back yang lebih sering berkonsentrasi pertahanan.
Sebelum laga digelar, Mourinho terpaksa harus mengganti Chris Smalling yang sejatinya menjadi starter dengan Eric Bailly. Smalling mengalami cedera ketika melakukan pemanasan.
Formasi tiga bek United berubah menjadi empat bek sejajar sejak awal babak kedua ketika Mourinho mengganti Diogo Dalot dengan Marouane Fellaini ketika turun minum.
Kritik Neville
Berbicara di Sky Sports, Neville pun mengkritik habis-habisan penampilan tim asuhan Mourinho. Menurutnya, skema yang diterapkan Mourinho malah membuat United terlihat acak-acakan.
"Anda bertanya kepada saya di awal laga bagaimana United akan bermain, Anda bisa melihat lima pemain di belakang tapi mereka di mana-mana, mereka seperti spaghetti bolognese ketika Anda melihatnya," kritik Neville yang ia ucapkan kepada Martin Tyler.
"Bahkan dalam mengatur skema saat set-piece ini, garisnya tidak lurus! Saya melihatnya dan tak mengerti siapa yang mengatur garis tersebut," tukasnya.
Video Menarik
Chelsea menaklukkan Brighton & Hove Albion 2-1 pada lanjutan Liga Inggris di American Express Community Stadium, Minggu (16/12/2018). Kemenangan ini membawa mereka menjaga jarak dengan pimpinan klasemen.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59









