Dihancurkan Tiga Gol Crystal Palace, Tottenham Kini Hanya 1 Poin di Atas Zona Degradasi!

Richard Andreas | 6 Maret 2026 08:47
Dihancurkan Tiga Gol Crystal Palace, Tottenham Kini Hanya 1 Poin di Atas Zona Degradasi!
Bek Tottenham, Cristian Romero usai menerima kartu merah di laga melawan Manchester United, 7 Februari 2026 lalu. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Crystal Palace membalikkan keadaan untuk mengalahkan Tottenham 3-1. Spurs kini tanpa kemenangan dalam 11 laga liga dan hanya satu poin di atas zona degradasi.

Tottenham kembali menelan kekalahan yang memperburuk posisi mereka di klasemen Premier League. Kekalahan dari Crystal Palace (1-3) membuat ancaman degradasi kini menjadi semakin nyata bagi klub London utara tersebut.

Advertisement

Pertandingan di Tottenham Hotspur Stadium berubah menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah. Palace mencetak tiga gol dalam rentang waktu 12 menit pada babak pertama untuk membalikkan keadaan dan membawa pulang kemenangan penting.

Hasil ini memperpanjang rentetan buruk Spurs di liga. Mereka kini tidak pernah menang dalam 11 pertandingan Premier League dan masih belum meraih kemenangan sepanjang tahun 2026.

1 dari 4 halaman

Palace Balikkan Keadaan dalam 12 Menit

Palace Balikkan Keadaan dalam 12 Menit

Pemain Tottenham Hotspur Pape Matar Sarr (kiri) dan pemain Crystal Palace Adam Wharton berebut bola dalam pertandingan Premier League, Jumat (6/3/2026) dini hari WIB. (c) John Walton/PA via AP

Tottenham sebenarnya sempat membuka keunggulan pada menit ke-34. Dominic Solanke mencetak gol dari jarak dekat setelah menerima umpan tarik Archie Gray yang melakukan penetrasi di sisi kanan.

Nahas, momentum pertandingan berubah drastis hanya empat menit kemudian. Micky van de Ven melakukan pelanggaran terhadap Ismaila Sarr di kotak penalti setelah salah membaca arah bola, yang membuatnya diganjar kartu merah.

Sarr kemudian mengeksekusi penalti pada menit ke-40 dan sukses mengecoh kiper Guglielmo Vicario. Gol tersebut menjadi titik awal kebangkitan Palace dalam pertandingan itu.

Memasuki masa tambahan waktu babak pertama, Palace berbalik unggul. Jorgen Strand Larsen mencetak gol melalui tembakan rendah yang melewati kaki Vicario setelah menerima umpan terukur dari Adam Wharton.

Tidak lama berselang, Palace kembali menambah gol. Sarr mencetak gol keduanya setelah kembali memanfaatkan umpan terobosan Wharton, sekaligus membuat ribuan pendukung tuan rumah meninggalkan stadion saat turun minum.

2 dari 4 halaman

Spurs Kian Tertekan, Satu Poin di Atas Degradasi

Spurs Kian Tertekan, Satu Poin di Atas Degradasi

Pemain Crystal Palace, Chadi Riad (kiri), dan pemain Tottenham Hotspur, Archie Gray, beraksi dalam pertandingan Premier League, Jumat (6/3/2026). (c) John Walton/PA via AP

Kekalahan tersebut membuat posisi Tottenham semakin terjepit di papan bawah. Mereka kini berada di peringkat ke-16 klasemen, hanya satu poin di atas zona degradasi.

Situasi semakin alot setelah beberapa pesaing langsung mereka meraih hasil positif. West Ham yang berada di posisi ke-18 sebelumnya berhasil menang atas Fulham, sehingga tekanan terhadap Spurs semakin meningkat.

Manajer interim Spurs, Igor Tudor mencoba merespons situasi dengan melakukan perubahan sebelum turun minum. Conor Gallagher dan Yves Bissouma dimasukkan menggantikan Souza dan Randal Kolo Muani, tetapi perubahan itu tidak mampu mengubah jalannya pertandingan.

Performa tim di bawah Tudor juga masih belum menunjukkan perbaikan berarti. Sejak ditunjuk menggantikan Thomas Frank hingga akhir musim, pelatih asal Kroasia itu telah kalah dalam tiga pertandingan pertamanya sebagai pelatih Spurs.

3 dari 4 halaman

Masa Depan Tottenham dan Igor Tudor Dipertanyakan

Rangkaian hasil buruk membuat masa depan Tottenham di Premier League semakin dipertanyakan. Dengan 11 laga liga tanpa kemenangan, klub London utara itu mulai terlihat seperti tim yang kesulitan keluar dari tekanan.

Situasi ini bahkan berpotensi membawa konsekuensi finansial besar bagi klub. Jika benar-benar terdegradasi ke Championship, Tottenham diperkirakan bisa kehilangan lebih dari 250 juta pounds dari berbagai sumber pendapatan.

Tanda-tanda masalah di dalam tim juga mulai terlihat. Pada babak kedua pertandingan ini, Pedro Porro terlihat berdebat dengan Tudor setelah ditarik keluar dari lapangan.

Dengan kondisi tim yang masih belum stabil, manajemen Tottenham kini menghadapi keputusan penting. Haruskah terus percaya kepada Igor Tudor di sisa musim ini?

LATEST UPDATE