Dihina, Ini Respons Pelatih Khusus Lemparan ke Dalam Liverpool
Richard Andreas | 5 September 2018 15:30
- Pelatih khusus lemparan ke dalam Liverpool, Thomas Gronnemark dicela oleh mantan pemain Everton, Andy Gray. Menurut Gray, tak ada yang spesial dari lemparan ke dalam, setiap pesepak bola pasti bisa melakukannya.
Menukil tribalfootball, beberapa waktu lalu Gray melontarkan lawakan terkait pelatih khusus lemparan ke dalam: Mungkin kita akan melihat Andy Robertson melakukan headstand dan melakukan lemparan ke dalam.
Ini pelajarannya: ambil bola itu, tarik ke belakang kepala anda, lemparkan ke rekan setim dan tahan kedua kaki anda menyentuh tanah, sambungnya.
Saya punya satu hal baru, saya ingin jadi pelatih kick-off pertama.
Lawakan Gray itu sepintas tampak kelewatan, tetapi Gronnemark tetap tenang. Baca pengakuannya di bawah ini:
Opini
Gronnemark menanggapi lawakan Gray tersebut dengan sikap dewasa. Dia tak mau beredebat, Gray bebas beropini. Dia hanya membeberkan fakta pentingnya lemparan ke dalam di suatu laga.
Saya tak ada masalah dengan itu (komentar Gray), karena setiap orang berhak beropini dan perdebatan selalu bagus, tetapi mungkin dia bisa sedikit mencari tahu, kata Gronnemark.
Rata-rata ada 40 sampai 50 lemparan ke dalam setiap pertandingan. Faktanya, ketika Liverpool bermain melawan Brighton Sabtu lalu, mereka memiliki 54 lemparan ke dalam
Itu sekitar 12 menit per laga yang dihabiskan untuk lemparan ke dalam dan situasi yang muncul darinya, imbuh Gronnemark.
Tak Diamati
Lebih lanjut, Gronnemark menilai lemparan ke dalam juga dapat dibagi dua, lemparan ke dalam yang baik dan yang buruk. Tak banyak orang yang menyadari hal ini, lemparan ke dalam sebenarnya krusial.
Ketika rekan setim mereka (Liverpool) ditempel ketat, mereka kehilangan bola dari lemparan ke delam lebih dari separuh kesempatan.
Apakah anda menyadari bahwa komentator tak pernah menyinggung lemparan ke dalam yang buruk di pertandingan? Saya pikir karena itu sangat banyak dan ekspektasi mereka sangat rendah. Mereka sudah terbiasa jadi tak mengamatinya, tutup dia. (tbf/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video momen menyanyikan lagu Indonesia Raya yang membanggakan dan mengharukan di Asian Games 2018.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










