Dilema Jack Grealish: Cinta di Aston Villa atau Kesempatan Bela MU
Richard Andreas | 23 Juli 2020 05:30
Bola.net - Jack Grealish sepertinya harus membuat salah satu keputusan tersulit sepanjang kariernya di akhir musim ini. Dia mencintai Aston Villa, tapi tawaran klub-klub top tidak bisa diabaikan begitu saja.
Ya, Grealish tetap jadi salah satu aset panas di Premier League. Meski Villa terseok-seok, dia tetap mencuri perhatian dengan permainannya di lini tengah, yang sering kali menentukan hasil akhir.
Karena itulah isu tentang masa depan Grealish tidak benar-benar reda. Ada beberapa klub top yang tertarik, Manchester United yang pertama, lalu ada Tottenham Hotspur.
Didekati dua klub itu seharusnya jadi keputusan mudah untuk Grealish, tapi nyatanya dia masih setia dengan Aston Villa.
Apa yang harus dilakukan Grealish? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sulit, tapi bisa dipahami
Spekulasi masa depan Grealish ini pun mencuri perhatian mantan pemain Villa, Gabriel Agbonlahor. Dia tahu dilema yang dihadapi Grealish saat ini. Memang sulit, tapi seharusnya Grealish berani mengambil risiko.
"Anda tahu bagaimana fans sepak bola, mereka tak pernah mau kehilangan pemain terbaiknya. Namun bagi saya sebagai fans Villa, jika dia bisa membantu kami tetap bermain di Premier League, lalu dia punya kesempatan bermain di Liga Champions," ungkap Agbonlahor kepada talkSPORT.
"Bermain dengan pemain-pemain elite, maka saya bakal memberinya restu. Saya memahami itu."
"Mungkin saya bakal menyesali perkataan ini, tapi itulah yang akan saya lakukan di posisinya," imbuhnya.
Momen penting
Selain itu, yang juga perlu dipertimbangkan adalah usia Grealish. Dia sudah 24 tahun, bakal mencapai 25 tahun September 2020 nanti. Kesempatan mungkin tak datang dua kali, Grealish harus berani tinggalkan Villa.
"Dia punya kesempatan bergabung dengan klub seperti Manchester United, atau Tottenham, atau siapa pun yang tertarik mendapatkannya," sambung Agbonlahor.
"Dan dia punya kesempatan meraih trofi, bermain di Liga Champions, dan mungkin kesempatan yang lebih baik untuk masuk Timnas Inggris"
"Kariernya memasuki masa-masa penting, dia mendekati level terbaiknya di usia 25 tahun. Jadi dia tidak bisa benar-benar menolak tawaran dari klub top, tidak bisa," tandasnya.
Sumber: talkSPORT
Baca ini juga ya!
- Handball Paul Pogba Rugikan MU, Maguire: Mestinya Relakan Wajah Saja
- Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Trent Alexander-Arnold
- Gerah Sering jadi Cadangan di Arsenal, Lacazette Coba Petik Pelajaran
- Man of the Match Manchester United vs West Ham: Mason Greenwood
- Hasil Pertandingan Manchester United vs West Ham: Skor 1-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














