Dongeng Sunderland: Dari League One ke Liga Europa
Asad Arifin | 25 Mei 2026 07:36
Bola.net - Sunderland menjadi cerita paling mengejutkan di Premier League 2025/2026. Berstatus tim promosi, The Black Cats sukses merebut tiket ke Liga Europa usai menutup musim dengan kemenangan dramatis atas Chelsea.
Kemenangan 2-1 atas Chelsea pada pekan ke-34 menjadi penegasan bahwa Sunderland bukan sekadar tim pelengkap. Granit Xhaka dan kolega berhasil mengubah prediksi pesimistis menjadi kisah yang sulit dipercaya.
Sunderland finis di posisi ketujuh klasemen akhir Premier League dengan koleksi 54 poin. Catatan itu sangat impresif untuk tim yang baru satu musim kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena Sunderland baru empat tahun lalu masih bermain di League One. Kini, mereka justru bersiap tampil di Liga Europa dan bersaing di level antarklub Eropa.
Sunderland dan Keajaiban Tim Promosi

Sunderland menutup musim dengan 14 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 12 kekalahan. Mereka hanya terpaut enam poin dari Liverpool yang berada di zona Liga Champions.
Jumlah 54 poin menjadi pencapaian terbaik tim promosi sejak Leeds United meraih 59 poin pada musim 2020/2021. Sunderland juga mencatat finis terbaik tim promosi sejak Wolverhampton berada di posisi ketujuh pada musim 2018/2019.
Tidak hanya itu, Sunderland kini masuk dalam daftar eksklusif tim promosi yang mampu lolos ke kompetisi Eropa. Mereka menjadi tim promosi Premier League ke-10 yang berhasil tampil di Eropa dan hanya tim kelima yang lolos lewat posisi klasemen liga.
Kemenangan atas Chelsea pada pekan terakhir terasa semakin spesial karena Sunderland sukses mencatat sapu bersih kemenangan atas The Blues musim ini. Mereka menunjukkan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar keberuntungan sesaat.
Perjalanan Panjang dari League One

Empat tahun lalu, Sunderland masih berjuang di League One dan memenangkan final play-off melawan Wycombe Wanderers di Wembley. Kemenangan itu menjadi titik awal kebangkitan klub yang sempat lama terpuruk.
Perubahan besar mulai terasa ketika Regis Le Bris datang pada 2024. Pelatih asal Prancis itu perlahan membangun identitas permainan yang membuat Sunderland berkembang sangat cepat.
Pada musim pertamanya, Sunderland finis jauh di belakang Burnley dan Leeds United dalam perebutan tiket promosi otomatis. Mereka bahkan hanya mencetak 58 gol dari 46 pertandingan Championship.
Namun, Sunderland menemukan momentum pada babak play-off Championship. Mereka menyingkirkan Coventry City lewat gol menit akhir sebelum mengalahkan Sheffield United di final melalui gol dramatis Tom Watson di Wembley.
Regis Le Bris dan Mentalitas Baru Sunderland

Saat kembali ke Premier League, Sunderland tidak banyak dijagokan untuk bertahan. Banyak pengamat memprediksi mereka akan langsung kembali terdegradasi ke Championship.
Prediksi itu muncul karena dalam dua musim sebelumnya seluruh tim promosi langsung turun kasta. Namun, Sunderland justru tampil kompetitif dan mampu bersaing melawan klub-klub besar Inggris.
Regis Le Bris berhasil membentuk tim dengan identitas permainan yang jelas dan mentalitas kuat. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Granit Xhaka membuat Sunderland memiliki keseimbangan yang sangat penting sepanjang musim.
“Luar biasa. Menakjubkan. Stadion sekarang gila dan para penggemar pantas mendapatkan ini. Planet-planet sejajar hari ini tetapi kami perlu melakukan pekerjaan itu," kata Regis Le Bris dikutip dari BBC Sport.
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga
Bruno Fernandes Tembus 104 Assist untuk Manchester United
Sat Set! MU Capai Kesepakatan Pribadi dengan Pemain Timnas Brasil Ini
Dari Juara ke Posisi 5, Mengapa Liverpool Melempem?
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Nestapa Chelsea di Akhir Musim: Gagal ke Eropa, The Blues Serahkan Skuad Terpuruk pada Xabi Alonso
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Kirim Pujian untuk Chelsea Usai Menang di Markas Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:44
-
Rapor Pemain Chelsea vs Fulham: Trio Lini Depan Bersinar, Sanchez Jadi Titik Lemah
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 05:34
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Joao Pedro
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:36
-
Hasil Fulham vs Chelsea: Drama Lima Gol, Era Xabi Alonso Dimulai dengan Manis
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:16
LATEST UPDATE
-
Cole Palmer Kembali Bangkit, Awali Musim Baru dengan Gol dan Assist
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 14:00
-
Gabriel Martinelli Dekati Pintu Keluar Arsenal, Al Hilal Siapkan Tawaran Besar
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 13:00
-
Manchester United Ingin Pinjam Alejandro Balde, Barcelona Minta 30-40 Juta Euro
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 12:04
-
Xabi Alonso Ungkap Alasan Palestra dan Caicedo Absen Lawan Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 11:24
-
Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
Liga Italia 25 Agustus 2026, 10:44
-
Newcastle Sepakat Rekrut Nico Gonzalez dari Manchester City
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:59
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 09:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Juventus Capai Kesepakatan Rekrut Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:24
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
