Drama di Laga Newcastle vs Man City: Kontroversi VAR dan Matinya Sepak Bola
Editor Bolanet | 14 Januari 2026 08:27
Bola.net - Kemenangan menyakinkan 2-0 Manchester City atas Newcastle United di leg pertama semifinal Carabao Cup, Rabu (14/1/2026) dini hari tadi justru tertutup awan mendung kontroversi.
Bukan soal dominasi sang juara bertahan yang menjadi buah bibir, melainkan keputusan VAR yang memakan waktu sangat lama di babak kedua.
Momen krusial itu terjadi ketika rekrutan anyar senilai £65 juta, Antoine Semenyo, mengira ia telah mencetak gol keduanya malam itu.
Namun, selebrasi tersebut berubah menjadi kebingungan massal ketika wasit Chris Kavanagh menghabiskan waktu lima setengah menit untuk meninjau monitor di pinggir lapangan St James' Park.
Semenyo dan Gol yang Dicuri

Semenyo, yang sebelumnya memecah kebuntuan pada menit ke-53, sukses membelokkan umpan silang Tijjani Reijnders melewati Nick Pope sepuluh menit berselang.
Sayangnya, gol tersebut dianulir karena Erling Haaland dianggap berada dalam posisi offside dan mengganggu bek Newcastle, Malick Thiaw.
"Gol kedua itu seharusnya sah," ujar Semenyo dengan nada kecewa usai pertandingan.
Situasi teknis di lapangan ternyata jauh lebih rumit dari sekadar pandangan mata telanjang. Teknologi offside semi-otomatis dilaporkan gagal berfungsi karena posisi pemain yang terlalu rapat, memaksa petugas VAR Stuart Attwell kembali menggunakan teknologi garis manual.
Haaland dinilai terlibat kontak fisik dengan Thiaw, yang secara teknis menghalangi bek tersebut untuk menghentikan bola Semenyo.
Frustrasi Man City
Meski Rayan Cherki akhirnya memastikan kemenangan lewat gol di masa injury time, rasa gondok masih menyelimuti skuad Pep Guardiola. Kapten Bernardo Silva tak bisa menyembunyikan kekesalannya, terutama karena ini bukan kali pertama City dirugikan di markas Newcastle.
Silva mengungkit insiden sebelumnya di Premier League, di mana panel insiden mengakui bahwa Phil Foden seharusnya mendapat penalti di stadion yang sama.
"Seharusnya skornya 3-0, tapi kami sudah cukup terbiasa dengan hal ini sekarang," keluh Silva kepada awak media.
Gelandang asal Portugal itu merasa pola keputusan yang merugikan timnya mulai terasa repetitif.
"Sangat membuat frustrasi karena terakhir kali kami datang ke sini, kami juga mendapati banyak keputusan yang merugikan kami," imbuhnya.
Di sisi lain, Pep Guardiola memilih respons yang lebih diplomatis namun menyiratkan keteguhan mental timnya.
Sang manajer menegaskan bahwa insiden gol yang dianulir tersebut justru akan membuat mental pasukannya menjadi "lebih kuat".
Ramai-ramai Soroti VAR
Keputusan yang secara teknis benar menurut hukum—namun mencederai ritme permainan—ini memancing reaksi keras dari para pengamat. Mantan bek City, Micah Richards, menyebut proses yang memakan waktu lima menit lebih ini sebagai bentuk "wasit ulang" (re-refereeing) yang merusak esensi permainan.
"Saya mengerti prosesnya, tapi VAR tidak dihadirkan untuk alasan seperti ini," kritik Richards tajam.
Ia menilai keputusan tersebut sangat bertentangan dengan semangat permainan menyerang.
"Ini adalah anti-gol, sesuatu yang mereka (wasit) bilang tidak akan mereka lakukan. Mengapa harus memakan waktu lima menit?" tanyanya retoris.
Senada dengan Richards, mantan striker Chris Sutton bahkan mengeluarkan pernyataan yang lebih suram. Ia menilai jarak antara Semenyo dan bek lawan cukup jauh, sehingga intervensi Haaland sebenarnya tidak relevan.
"Saya pikir permainan (sepak bola) sudah mati," cetus Sutton.
Ia meragukan apakah bek lawan benar-benar bisa mengubah keadaan jika tidak ada Haaland.
"Apakah Thiaw benar-benar akan menghentikan bola itu? Jarak dari Semenyo itu satu atau satu setengah yard. Thiaw tidak akan bereaksi terhadap itu," tambahnya.
Jamie Redknapp Memberikan Dukungan
Meski menuai badai kritik, ada pula yang melihat keputusan ini sudah sesuai jalur hukum yang kaku. Mantan gelandang Liverpool, Jamie Redknapp, mengakui bahwa meski prosesnya menyebalkan, aturannya memang demikian.
"Jika mereka mengesahkan gol itu, tidak akan ada satu orang pun yang melihatnya dan berpikir itu seharusnya tidak disahkan," kata Redknapp.
Namun, ia tak bisa membantah fakta hitam di atas putih aturan offside.
"Tapi berdasarkan hukum tertulis, suka atau tidak suka, itu adalah keputusan yang benar," pungkasnya.
Bek Newcastle yang absen karena cedera, Dan Burn, juga sepakat bahwa keputusan itu benar meski ia tidak menyukai aturan subjektifnya.
"Saya tidak ingin melihat itu, tapi menurut hukum tertulis, gol itu memang harus dianulir," aku Burn.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





