Efektivitas Balotelli Musim Lalu Terburuk di Eropa
Editor Bolanet | 27 Agustus 2014 09:45
- Hebat di saat yang tepat, namun seperti tak berdaya kala tidak dalam mood yang bagus. Begitulah kira-kira kalimat yang tepat untuk menggambarkan sosok striker anyar , Mario Balotelli.
Tak banyak yang ragu bahwa pemain asal Italia itu merupakan salah satu striker paling berbakat yang ada di dunia. Namun catatan statistik membuktikan bahwa Balotelli juga menyimpan 'sisi kelam' di dalam perjalanan karirnya musim lalu bersama AC Milan, sebelum memutuskan jadi bagian The Reds musim ini.
Laporan yang diturunkan oleh The Daily Mail menyebutkan bahwa efektivitas Balotelli di muka gawang lawan musim lalu merupakan yang terburuk di Eropa. Ia hanya mencetak 14 gol dari total 152 tembakan yang ia lepaskan.
Dengan kata lain, Balo hanya punya efektivitas gol dengan persentase 13,3% atau jauh lebih buruk dari pemain-pemain seperti Youseff El-Arabi (Granada - 14,4%), Kevin Volland (Hoffenheim - 14,3%), Antonio Candreva (Lazio - 14,5%), dan Gonzalo Bergessio (Catania (14,7%).
Selain itu, Liverpool juga harus memperhatikan secara khusus temperamen Balotelli. Catatan menunjukkan bahwa ia mendapat 11 kartu kuning di Serie A musim lalu, namun hanya dua di antaranya terjadi akibat tindakan pelanggaran.
Nampaknya para pemain bertahan menyadari bahwa lebih mudah menghentikan Balotelli dengan cara memancing emosinya, ketimbang menghadapi kualitas teknik yang ia punya. [initial]
(tdm/rer)
Tak banyak yang ragu bahwa pemain asal Italia itu merupakan salah satu striker paling berbakat yang ada di dunia. Namun catatan statistik membuktikan bahwa Balotelli juga menyimpan 'sisi kelam' di dalam perjalanan karirnya musim lalu bersama AC Milan, sebelum memutuskan jadi bagian The Reds musim ini.
Laporan yang diturunkan oleh The Daily Mail menyebutkan bahwa efektivitas Balotelli di muka gawang lawan musim lalu merupakan yang terburuk di Eropa. Ia hanya mencetak 14 gol dari total 152 tembakan yang ia lepaskan.
Dengan kata lain, Balo hanya punya efektivitas gol dengan persentase 13,3% atau jauh lebih buruk dari pemain-pemain seperti Youseff El-Arabi (Granada - 14,4%), Kevin Volland (Hoffenheim - 14,3%), Antonio Candreva (Lazio - 14,5%), dan Gonzalo Bergessio (Catania (14,7%).
Selain itu, Liverpool juga harus memperhatikan secara khusus temperamen Balotelli. Catatan menunjukkan bahwa ia mendapat 11 kartu kuning di Serie A musim lalu, namun hanya dua di antaranya terjadi akibat tindakan pelanggaran.
Nampaknya para pemain bertahan menyadari bahwa lebih mudah menghentikan Balotelli dengan cara memancing emosinya, ketimbang menghadapi kualitas teknik yang ia punya. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55












