Eks Kapten MU Sebut Frank Lampard Kena Azab di Chelsea, Benarkah?
Afdholud Dzikry | 2 Februari 2021 15:00
Bola.net - Pemecatan Frank Lampard sebagai pelatih Chelsea kembali mendapatkan komentar. Kali ini mantan kapten Manchester United, Gary Neville yang mengatakan bahwa Lampard harusnya tak terkejut dengan pemecatan dirinya beberapa waktu lalu.
Pemecatan Frank Lampard sebagai pelatih Chelsea membuat para pendukung The Blues marah. Banyak yang percaya Lampard tidak diberi cukup waktu untuk membalikkan keadaan.
Gary Neville menyinggung apa yang dilakukan pemain Chelsea angkatan Lampard ketika klub mendepak Andre Villas-Boas pada tahun 2012.
"Saya pikir karena rumor yang keluar dari Stamford Bridge dan media sebelumnya, itu tidak terlalu mengejutkan. Saya pikir awalnya dia akan mendapatkan lebih banyak waktu. Tetapi Anda tidak dapat terkejut oleh tindakan Chelsea itu," katanya dalam The Gary Neville Podcast, dikutip dari Triball Football.
"Delapan atau sembilan tahun lalu, ketika Villas-Boas memilih tim pada sore hari pertandingan Liga Champions. Dan dia meninggalkan Frank Lampard, Michael Essien dan pemain besar lainnya pada saat itu," imbuhnya.
"Dan saya ingat para pemain Chelsea pada saat itu menelepon media dan berusaha mengeluarkannya (Andre Villas-Boas). Dan Frank adalah bagian dari grup itu," ucapnya.
"Dan itu benar-benar sebuah tindakan yang brutal bagi para manajer selama bertahun-tahun. Frank telah mengalami kebrutalan itu minggu lalu, jadi dia seharusnya tidak terkejut," katanya.
Tidak Diajak Bicara Roman Abramovich
Lampard dipanggil oleh manajemen klub, Senin (25/1/2021). Setelah sarapan, dia kemudian diberi tahu bahwa pekerjaannya di Stamford Bridge berakhir.
Manajemen Chelsea sudah tak yakin dengan Lampard setelah kekalahan dari Arsenal pada Boxing Day. Kekalahan ketiga Chelsea dalam empat pertandingan juga dipandang sebagai bukti nyata bahwa ada sesuatu yang salah.
Pemilik Chelsea, Roman Abramovich awalnya masih menunda untuk memecat Lampard karena hubungan baik dan status legendarisnya sebagai pencetak gol terbanyak di Chelsea. Namun, miliarder asal Rusia itu pun terpaksa mengambil keputusan pemecatan.
The Telegraph melaporkan, Abramovich tidak pernah berbicara sepatah kata pun kepada Lampard selama sang legenda 18 bulan bertugas di The Blues. Media itu mengklaim, semua komunikasi melalui tangan kanannya, Marina Granovskaia.
Menutupi Kesalahan Chelsea?
Laporan itu juga mengklaim, penunjukan Lampard dinilai untuk menutupi kesalahan Chelsea yang melepas Eden Hazard ke Real Madrid.
"Kecurigaan sudah lama muncul di tempat latihan Cobham, yakni Rumor Lampard ditunjuk untuk menutupi hal itu (kesalahan Chelsea)," kata kepala desk sepak bola Telegraph, Sam Wallace, dikutip dari the Sun, Senin (1/2/2021).
"Chelsea dikatakan sebagai klub politik, tetapi kenyataannya politik itu sangat sederhana: Granovskaia memberitahu semua orang apa yang harus dilakukan dan kemudian mereka melakukannya."
"Dia tidak berbicara dengan Abramovich selama 18 bulan sebagai manajer," imbuhnya.
Sumber: Triball Football, The Sun
Disadur dari: Bola.com (Wiwig Prayugi)
Published: 2/2/2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








