Erik ten Hag Bicara Tantangan Melatih Generasi Pemain Modern
Richard Andreas | 28 Februari 2025 06:57
Bola.net - Erik ten Hag mengungkapkan bahwa ia harus lebih "lembut" dalam menangani skuad Manchester United, menyalahkan media sosial sebagai penyebab pemain masa kini kurang memiliki "mental tangguh".
Ten Hag, yang menghabiskan 13 tahun sebagai pemain profesional sebelum beralih ke dunia kepelatihan pada 2012, membagikan pandangannya tentang bagaimana era modern telah mengubah ketangguhan mental pemain.
Merefleksikan pengalamannya sendiri, ia menyebutkan bahwa paparan konstan terhadap media sosial telah membuat pemain sepak bola saat ini lebih sensitif terhadap opini luar, terutama kritik.
Pengaruh Media Sosial pada Mental Pemain
Dalam wawancaranya di SEG Stories, Ten Hag mengatakan, "Anda harus mempertimbangkan kesejahteraan pemain. Bagaimana dia menghadapi media? Bagaimana dia menghadapi reaksi fans?"
"Bagaimana dia menghadapi media sosial di dunia ini? Semua itu memengaruhi pemain. Terkadang secara positif, terkadang negatif."
"Generasi ini, misalnya, biasanya kesulitan menghadapi kritik. Kritik benar-benar memengaruhi mereka. Generasi tempat saya tumbuh memiliki mental yang jauh lebih tangguh."
"Anda bisa bersikap lebih langsung dengan generasi itu. Saya dulu diperlakukan dengan cara yang lebih langsung."
"Jika saya melakukan hal yang sama dengan kelompok pemain saat ini, saya justru akan membuat mereka kehilangan motivasi," tambahnya.
Tantangan Melatih di Era Modern
Ten Hag juga membahas tantangan melatih di era modern, terutama kesulitan menyampaikan poin-poin taktis kepada pemain di dunia yang serba cepat ini.
Ia menekankan bahwa rentang perhatian pemain yang pendek, dipengaruhi oleh media sosial dan platform seperti TikTok, telah membuat metode pelatihan tradisional menjadi lebih rumit.
Masa jabatan Ten Hag di Manchester United diwarnai dengan ketidakkonsistenan, yang pada akhirnya berujung pada pemecatannya pada Oktober lalu.
Saat ia diberhentikan, United berada di posisi ke-14 Premier League, hanya meraih tiga kemenangan dalam sembilan pertandingan liga pertama musim ini. Meski ia membawa beberapa kesuksesan ke Old Trafford, termasuk dua gelar piala, performa timnya di liga tidak memenuhi harapan.
Ten Hag menegaskan bahwa melatih generasi pemain saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih hati-hati dan penuh pertimbangan, terutama dalam menghadapi tekanan dari media sosial dan ekspektasi yang tinggi dari fans.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST UPDATE
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Strategi Juventus Goda Alisson Becker, Inter Milan Terancam Gigit Jari
Liga Italia 14 Maret 2026, 06:33
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54











