Erik ten Hag Tetap Sanjung Gaya Bermain MU Meski Ditahan Imbang Liverpool
Editor Bolanet | 8 April 2024 06:30
Bola.net - Erik ten Hag membela permainan Manchester United dan menurut sang pelatih, skuadnya telah bermain dengan sangat baik dalam menghadapi Liverpool di Premier League.
Man United harus puas berbagi angka saat berjumpa The Reds pada laga lanjutan pekan ke-32 Premier League 2023/24. Bertanding di Old Trafford, Minggu (7/4/2024) malam WIB, kedua tim bermain sama kuat 2-2.
Publik tuan rumah dikejutkan dengan gol dari Luis Diaz usai memanfaatkan sundulan manis dari Darwin Nunez. Namun, di babak kedua Setan Merah berhasil memimpin lewat gol dari Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo, sebelum Mohamed Salah menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti.
Dengan hasil ini, Man United hanya memenangkan satu dari 12 pertandingan terakhir mereka di Premier League melawan Liverpool dan mereka tertahan di peringkat ke-6 dengan raihan 49 poin, terpaut 11 poin dari tim peringkat zona Liga Champions.
Simak komentar Ten Hag di bawah ini.
Campur Aduk
Man United menerima 28 tembakan dalam pertandingan tersebut meskipun berhasil meraih hasil imbang dan kini telah menerima 253 tembakan sejak pergantian tahun.
Pasca pertandingan, Ten Hag mengatakan bahwa perasaannya campur aduk dalam menyikapi hasil seri yang diraih timnya. Terlebih, Setan Merah dinilai mampu memenangkan pertandingan andai tidak melakukan kesalahan kecil, klaimnya.
"Perasaan saya sangat campur aduk," kata Ten Hag.
"Di satu sisi, saya kecewa karena kami kehilangan tujuh poin dalam satu pekan setelah sempat unggul, namun kami harus menyalahkan diri kami sendiri karena melakukan kesalahan-kesalahan konyol.
"Di sisi lain, saya sangat bangga. Anda bisa melihat bagaimana kami berkembang dan potensi skuat ini luar biasa. Saya bangga."
Bela Pendekatan Transisi
Liverpool memiliki banyak peluang saat jeda, dengan Ten Hag mengatur timnya untuk menerapkan pendekatan transisi permainan dari awal hingga akhir, dan bos Man United membela pendekatan tersebut.
"Sudah jelas ketika Anda melawan Chelsea, ketika Anda melawan Liverpool, itu akan menjadi permainan transisi," sambung Ten Hag.
"Karena mereka sangat bagus, kedua tim, dan kedua tim juga ingin bermain dan mereka memberikan ruang untuk melakukan serangan balik dan saya pikir ada beberapa momen di mana kami seharusnya bisa melakukan reaksi yang lebih baik dalam transisi, transisi pertahanan.
"Dalam transisi kami, kami seharusnya bisa tampil lebih baik lagi. Sebagai contoh, Garnacho dengan Bruno, saya tidak tahu apakah operannya harus datang lebih awal atau timing dari larinya terlalu cepat.
"Namun secara umum kami tampil sangat baik. Kami hanya kebobolan gol dari dua situasi bola mati."
Ungkap Kegagalan Mempertahankan Keunggulan
Pelatih asal Belanda ini juga mendiskusikan apa yang mungkin menjadi penyebab kegagalan timnya mempertahankan keunggulan dalam dua pertandingan terakhir.
"Ada dua hal," katanya.
"Satu hal adalah fisik setelah hari Kamis, sebuah pertandingan besar yang intens, dan kemudian kembali dari London dengan rasa frustrasi. Di sisi lain, ada keyakinan bahwa Anda bisa memenangkan duel seperti itu."
Sumber: BBC Sport
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2023/24
Baca Juga:
- Jadwal Lengkap Liverpool di Premier League 2023/2024
- Rapor Pemain Manchester United Saat Diimbangi Liverpool: Kobbie Mainoo Solid, Harusnya Bisa Menang!
- Fans Liverpool Marah-Marah, Kayaknya Sulit untuk Juara!
- Man of the Match Manchester United vs Liverpool: Mohamed Salah
- Rapor Liverpool Usai Lawan Man United: Quansah Kurang Air Putih? Salah Mubazir, Diaz Licin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
LATEST UPDATE
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






