FA Jerat Chelsea dengan 74 Dakwaan, Maresca: Saya Tidak Tahu Apa-Apa!
Richard Andreas | 13 September 2025 17:40
Bola.net - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) kembali menghujam Chelsea dengan menjatuhkan 74 dakwaan atas dugaan pelanggaran regulasi. Tuduhan ini berkaitan dengan keterlibatan agen, perantara, serta pihak ketiga dalam aktivitas transfer periode 2009-2022.
Kasus ini memperpanjang bayang-bayang masa kepemilikan Roman Abramovich yang kontroversial. Meski era oligarki Rusia itu telah berakhir dan membawa kejayaan di lapangan, warisan finansial yang ditinggalkan masih mengundang masalah.
Kendali klub kini berada di tangan Todd Boehly dan Clearlake Capital sejak 2022. Namun, dampak kebijakan masa lalu tetap membayangi operasional Stamford Bridge hingga kini.
Pelatih Enzo Maresca memilih bersikap hati-hati terkait skandal yang menimpa klubnya. Dalam konferensi pers, dia mengaku tidak memiliki informasi memadai mengenai kasus tersebut.
Maresca Pilih Fokus ke Lapangan
Jelang pertandingan mendatang, Maresca menegaskan keterbatasan pengetahuannya soal dakwaan FA.
"Klub sudah memberitahu saya bahwa mereka puas dengan situasi dan proses yang berjalan. Secara personal, saya tidak punya tambahan apapun karena memang tidak tahu," tegas pelatih berkebangsaan Italia tersebut.
Dia menambahkan risiko memberikan pernyataan tanpa pemahaman yang cukup. "Jika saya berbicara, bisa jadi salah atau benar. Fokus saya hanya pada aspek lapangan yang masih bisa saya kontrol, sisanya berada di luar kendali saya."
Maresca juga membantah adanya keresahan di skuad Chelsea terkait isu hukum ini. Menurutnya, para pemain tidak terganggu dengan masalah yang sedang dihadapi manajemen.
Chelsea Hadapi Tenggat Waktu FA

FA telah menetapkan batas waktu hingga 19 September bagi Chelsea untuk memberikan respons resmi. Berbagai opsi sanksi masih terbuka lebar, mulai dari denda finansial hingga hukuman berat seperti pemotongan poin atau pembatasan aktivitas transfer.
Meskipun demikian, pihak Chelsea dikabarkan optimis kasus ini hanya akan berakhir dengan sanksi denda. Keputusan final akan diambil oleh komisi independen yang ditunjuk langsung oleh FA.
Selama proses investigasi berlangsung, ketidakpastian akan terus menyelimuti Stamford Bridge. Klub terpaksa menunggu sambil menanggung tekanan reputasi yang semakin berat.
Tantangan Baru bagi Boehly dan Clearlake
Kasus disipliner ini menjadi ujian tambahan bagi Todd Boehly dan Clearlake Capital. Sejak mengambil alih kepemilikan, duo ini kerap menuai kritik atas kebijakan transfer yang dinilai tidak terarah.
Penyelesaian cepat kasus ini kini menjadi prioritas utama manajemen baru. Gangguan berkepanjangan berpotensi menghambat ambisi Chelsea untuk kembali berkompetisi di puncak klasemen Liga Inggris.
Dengan pertandingan Premier League melawan Brentford sudah di depan mata akhir pekan ini, manajemen berharap perhatian bisa kembali teralih ke performa lapangan. Namun, sorotan media dan publik agaknya masih akan tertuju pada skandal besar yang membelit The Blues.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:53
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Kejutan! Ronaldinho Gabung Klub Serie C Italia Ravenna
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:13
-
Manuel Akanji Yakin Kevin De Bruyne Bakal Bersinar di Serie A Musim Depan
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:04
-
Inggris vs Ghana: Apakah Bukayo Saka Bakal jadi Starter?
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:52
-
Casemiro Sepakat Gabung Inter Miami
Liga Inggris 20 Juni 2026, 19:48
-
Carlo Ancelotti Tak Jamin Matheus Cunha Bakal Terus jadi Pemain Inti
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:43
-
Turki Gagal Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 17:40
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











