Fabregas Buka-bukaan Soal Alasan Meninggalkan Arsenal: Kami Selalu Kalah
Yaumil Azis | 24 Mei 2020 05:02
Bola.net - Arsenal adalah klub yang berjasa buat Cesc Fabregas. Tim asal London itulah yang memberinya kepercayaan bermain di usia muda. Namun, setelah diberikan kepercayaan tersebut, ia justru memilih pergi.
Fabregas resmi menjadi bagian dari Arsenal pada tahun 2003 setelah direkrut dari tim muda Barcelona, La Masia. Tidak butuh waktu lama, ia langsung diangkat masuk ke skuat inti beberapa saat setelahnya.
Kepergian Patrick Vieira ke Juventus membuat Fabregas jadi dapat kesempatan tampil yang lebih banyak. Bahkan dirinya diangkat sebagai kapten tim empat musim setelah menjalani musim penuh pertamanya di Highbury.
Sayangnya, itu semua tidak membuat Fabregas setia kepada Arsenal. Tiga tahun setelah ditunjuk sebagai kapten, Cesc Fabregas memutuskan kembali ke Spanyol untuk bergabung dengan Barcelona.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Arsenal yang Selalu Mengecewakan
Kepergian Fabregas menjadi luka yang sangat mendalam bagi fans Arsenal. Selain karena ia sudah mendapatkan tempat di hati mereka, Fabregas juga meninggalkan the Gunners dalam keadaan yang terpuruk.
Dan setelah hampir 10 tahun sejak meninggalkan Arsenal, Fabregas akhirnya angkat bicara. Ia berkata bahwa trofi juara dan hasil buruk membuat dirinya kian mantap untuk pindah ke Barcelona.
"Saya berbicara dengan orang-orang di Chelsea serta rekan senegara di Liverpool dan semuanya mengatakan hal serupa," ujar Fabregas dalam kanal Youtube eks Manchester United, Rio Ferdinand, bernama FIVE.
"'Kami pernah merasa tidak senang kalau melawan anda'. Dan saya mengatakan hal yang sama: 'Ya, anda pernah membenci itu, tapi kami selalu kalah'. Terutama dalam momen yang penting," lanjutnya.
Rasa Frustrasi yang Memuncak
Karena masih berusia muda, Fabregas begitu menggebu-gebu tiap bermain bersama Arsenal. Ia merasa telah memberikan segalanya, namun hasil justru mengkhianati dirinya.
"Saya benar-benar sudah memberikan segalanya demi Arsenal. Saya lapar. Saya ingin menang. Seorang kompetitor. Semua dilakukan demi meraih kemenangan untuk Arsenal. Tapi saya merasa tidak terbayarkan," tambahnya.
Serangkaian hasil buruk membuat pemain-pemain bintang dari berbagai klub jadi berpikir dua kali sebelum berkata 'iya' kepada tawaran Arsenal. Dan hal ini membuat Fabregas jadi semakin frustrasi.
"Kami punya kesempatan untuk merekrut pemain besar yang bisa menjadi pembeda namun karena satu dan lain hal, hal detail yang sangat kecil, mereka berpaling. Banyak yang membuat saya frustrasi dan pada akhirnya memilih kembali ke Barcelona," pungkasnya.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











