Fabregas Mengaku Pernah Tolak Real Madrid Lebih dari Dua Kali, Kenapa?
Yaumil Azis | 5 September 2019 09:07
Bola.net - Sewaktu masih memperkuat Arsenal, Cesc Fabregas rupanya telah berulang kali didekati oleh Real Madrid. Namun ia terus menolak karena memiliki rencana lain.
Nama Fabregas di dunia sepak bola besar berkat klub berjuluk The Gunners itu . Arsene Wenger selaku pelatih memberinya kesempatan untuk unjuk gigi di level tertinggi pada umur yang tergolong sangat muda, 16 tahun.
Secara perlahan, ia mulai mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak di Arsenal. Pada musim berikutnya, Fabregas mencatatkan total 46 penampilan di setiap kompetisi dengan catatan tiga gol.
Namanya pun mulai masuk dalam daftar buruan klub-klub besar Eropa lainnya. Real Madrid menjadi tim yang paling serius mengejarnya, bahkan sejak dirinya masih berumur 18 tahun.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sering Didekati Real Madrid
Kabar soal ketertarikan Real Madrid saat masih belia itu dibuka sendiri oleh Fabregas, yang kini sedang memperkuat AS Monaco. Bahkan, ia mengaku telah didekati klub berjuluk Los Merengues tersebut lebih dari dua kali.
"Ada banyak perbincangan dengan Florentino [Perez] dan juga [Ramon] Calderon. Jika saya mau, saya bisa saja menjadi pemain Real Madrid. Mereka menghubungi saya lebih dari sekali atau dua kali," tutur Fabregas kepada AS.
"Yang pertama saat saya masih sangat muda. Waktu saya masih berumur 18 tahun dan mereka menawarkan saya gaji besar, tapi saya merasa sudah menjadi milik Arsenal," lanjutnya.
"Wenger telah bertaruh besar dengan saya. Saya tak bisa pergi. Bagaimanapun juga, saya selalu berterima kasih kepada Real Madrid atas caranya memperlakukan saya. Saat saya mengalami cedera serius di umur 23 tahun, mereka mengirimkan pesan yang sangat menyenangkan," tambahnya.
Ingin Bermain untuk Barcelona
Arsenal bukan satu-satunya alasan mengapa Fabregas tak bisa memenuhi pinangan Real Madrid. Ambisinya untuk bermain di Barcelona, sebagai salah satu pemain binaan La Masia, membuat dirinya sulit untuk berlabuh di Santiago Bernabeu.
"Saya berterima kasih atas ketertarikan mereka, namun saya selalu bermimpi bermain untuk Barca dan bila saya merasa demikian, pasti ada alasannya. Semuanya berjalan dengan cukup baik untuk saya," tandasnya.
Cita-citanya tersebut akhirnya terwujud pada tahun 2011 lalu. Barcelona menebusnya dengan mahar total 34 juta euro. Ia menghabiskan tiga tahun karirnya di Camp Nou sebelum pindah ke Chelsea.
(Football.london)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















