Fakta-Fakta Menarik Oxford United: Klub Baru Marselino yang Pernah Juara Piala Liga Inggris
Richard Andreas | 21 Agustus 2024 01:30
Bola.net - Marselino Ferdinan bakal melanjutkan kariernya bersama Oxford United, klub divisi Championship Liga Inggris. Transfer Marselino langsung membuat heboh begitu diresmikan pada Senin, 19 Agustus 2024 kemarin.
Marselino merupakan satu dari 14 rekrutan anyar Oxford United pada musim panas tahun ini. Bersama Oxford, pemain berusia 19 tahun tersebut mendapatkan kontrak berdurasi dua musim, atau sampai 30 Juni 2026.
Marselino Ferdinan digaet The U's secara gratis, setelah kontraknya bersama KMSK Deinze yang berakhir pada 30 Juni 2024 tidak diperpanjang. Eks pemain Persebaya Surabaya itu pun bakal memakai nomor punggung 28 di Oxford United.
"Saya sangat senang dan masih tidak bisa percaya saya di sini," ujar Marselino Ferdinan dalam keterangan tertulis.
Sejumlah fakta menarik ditorehkan Oxford United yang musim ini akan berlaga di kasta kedua Liga Inggris, EFL Championship. Berikut ini empat di antaranya.
Berusia 131 Tahun
Oxford United pertama kali terbentuk pada 27 Oktober 1893, atau bakal berusia 131 tahun pada Oktober 2024. Pada awal terbentuk, Oxford diberi nama Headington FC. Hingga akhirnya klub tersebut berganti nama menjadi Oxford United pada 1960.
Dua tahun berselang Oxford resmi bergabung dengan Football League yang merupakan struktur liga profesional di Inggris. Mereka telah mencicipi strata kompetisi di Inggris, mulai dari kasta teratas hingga yang terendah, yakni Conference Premier atau level kelima piramida Liga Inggris.
Pernah Juara Piala Liga Inggris
Oxford United pertama kali berlaga di kasta teratas Liga Inggris atau First Division pada musim 1985/1986. Mereka berhak meraih tiket promosi karena berstatus juara strata kedua, Second Division, pada 1984/1985.
Tak hanya pertama kali tampil di level teratas, Oxford United juga menorehkan prestasi mentereng. The U's berhasil meraih gelar juara Piala Liga Inggris atau ketika itu bernama Milk Cup.
Pada partai final yang berlangsung di Stadion Wembley, London, 20 April 1986, Oxford berhasil membungkam Queens Park Rangers dengan skor 3-0. Bagi Oxford United, itu adalah gelar bergengsi pertama yang berhasil didapatkan.
Dimiliki 2 Pengusaha Indonesia
Saat ini, saham mayoritas Oxford United dimiliki dua pengusaha Indonesia, Erick Thohir dan Anindya Bakrie. Erick dan Anindya resmi memiliki 51 persen saham Oxford United pada 27 September 2022, dalm RUPS klub.
Selain Erick Thohir dan Anindya Bakrie, saham minoritas Oxford United dimiliki pengusaha asal Thailand, Sumrith 'Tiger' Thanakarnjanasuth dan pengusaha Vietnam, Horst Geicke.
"Kami merasa terhormat mendapat kesempatan menjadi bagian dari Oxford United, sebuah klub sepak bola Inggris yang memiliki tradisi dan sejarah panjang serta reputasi yang membanggakan, khususnya bagi masyarakat di Oxford," kata Anindya Bakrie beberapa tahun lalu.
Saat Erick Thohir dan Anindya Bakrie datang, Oxford United berlaga di League One, atau kasta ketiga Liga Inggris. Hanya dalam waktu dua tahun, Erick dan Anindya berhasil membawa klub yang bermarkas di Kassam Stadium tersebut promosi ke EFL Championship.
Menanti Selama 25 Tahun
Oxford United berhasil meraih tiket promosi ke Divisi Championship 2024/2025 lewat jalur playoff. Mereka berhasil mengalahkan Bolton Wanderers dalam laga final playoff yang berlangsung di Stadion Wembley, 18 Mei 2024.
Bagi Oxford United, ini sekaligus menyudahi penantian selama 25 tahun untuk bisa tampil di EFL Championship musim ini. Terakhir kali The U's tampil di kasta kedua adalah pada musim 1998/1999.
Disadur dari: Bola.com (Rizki Hidayat) 20 Agustus 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
LATEST UPDATE
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








