Fakta Mencengangkan Manchester United: 7 dari 10 Gol Tandang Lahir dari Bola Mati atau Set Piece
Asad Arifin | 1 Desember 2025 20:25
Bola.net - Manchester United menampilkan wajah berbeda di musim 2025/2026. Setan Merah belum tampil konsisten, tetapi mereka menciptakan pola baru yang mengejutkan: ketajaman mematikan dari bola mati atau set piece.
Kekhasan ini menjelma menjadi senjata yang tak bisa diremehkan, terutama saat bertandang. MU membuktikan bahwa bukan hanya Arsenal yang jago dalam eksekusi bola mati.
Kemenangan krusial di markas Crystal Palace pada Minggu (30/11) lalu semakin menebalkan fakta tersebut. Joshua Zirkzee dan Mason Mount menjadi penentu kemenangan 2-1, keduanya dari situasi bola mati. Sebuah tren yang kini membentuk identitas baru MU di era Ruben Amorim.
Dari total 10 gol tandang mereka sejauh ini di Premier League, tujuh di antaranya datang dari skema bola mati, tidak termasuk penalti.
Angka ini bukan hanya tinggi, tetapi juga menjadi yang terbanyak di liga, sejajar dengan Chelsea. MU perlahan membangun reputasi sebagai salah satu tim paling efektif mengeksekusi situasi statis.
Efisiensi Bola Mati yang Tak Terbantahkan

Fenomena ini bukan kebetulan. Amorim secara terbuka mengakui bahwa MU banyak belajar dari dinamika liga. Tim pelatih MU rajin mengamati cara tim lain bekerja, termasuk pada aspek bola mati.
"Kami banyak bekerja. Kami punya lebih banyak waktu untuk bekerja, kami banyak bekerja, dan kami belajar banyak di Inggris," kata Amorim.
"Saya rasa Anda sudah terbiasa melihat itu, tetapi ketika Anda datang ke Liga Primer, Anda belajar banyak hal dengan tim lain, dan kami mencuri banyak hal untuk mencetak gol."
Efektivitas tersebut turut didukung oleh peran kunci Bruno Fernandes. Sang kapten mencatat assist ke-55 dan 56 di Premier League, melampaui Paul Scholes dalam daftar penyumbang assist terbanyak United.
Kebangkitan MU Berawal dari Intensitas

Di luar kemampuan bola mati, Amorim menilai bahwa peningkatan intensitas menjadi fondasi perubahan MU. Amorim juga menyadari bahwa momentum dalam pertandingan sering ditentukan oleh kondisi fisik lawan.
"Saya hanya mengatakan kepada para pemain bahwa kami harus lebih bersemangat dan Anda bisa merasakannya," ujarnya.
"Tapi kami juga perlu memahami bahwa lawan juga kelelahan di babak kedua. Dan ketika Anda meningkatkan ritme dan lawan sedikit lelah, langsung kebobolan, Anda merasa kami mengendalikan permainan dan itu saja," tegas manajer asal Portugal.
Sumber: FotMob
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
Duel Panas di Stamford Bridge: Mengapa Arsenal Tak Mampu Menembus 10 Pemain Chelsea
Strategi 'Nakal' Chelsea vs Arsenal: Terus Tekan Pemain yang Sudah Kantongi Kartu Kuning
5 Pelajaran dari Kemenangan Liverpool atas West Ham: Isak Bangkit, Peluang Empat Besar Masih Terbuka
Viktor Gyokeres, Striker yang Terlalu Baik
Reaksi Alexander Isak Usai Sukses Pecah Telur Bagi Liverpool di Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Keyakinan Youri Tielemans: MU Kandidat Juara EPL Musim 2026/2027
Liga Inggris 17 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Minat Pada Jean-Philippe Mateta
Liga Inggris 18 Juli 2026, 07:00
-
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Piala Dunia 18 Juli 2026, 07:00
-
Tanpa Sesko, Manchester United Bawa 25 Pemain untuk Hadapi Wrexham
Liga Inggris 18 Juli 2026, 05:46
-
Youri Tielemans Bertekad Panen Trofi Juara di Manchester United
Liga Inggris 17 Juli 2026, 22:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Thomas Tuchel: Gak Ada yang Mau Main di Perebutan Juara 3 Piala Dunia!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 20:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








