Faktor Kekalahan Mengejutkan Liverpool dari Plymouth Argyle di Piala FA: Rotasi Arne Slot Gagal Total
Ari Prayoga | 10 Februari 2025 09:56
Bola.net - Pertandingan Piala FA antara Plymouth Argyle dan Liverpool pada Minggu, 9 Februari 2025 menjadi salah satu kejutan terbesar musim ini. Di Home Park, Plymouth berhasil menaklukkan tim raksasa Liverpool dengan skor tipis 1-0.
Plymouth Argyle, yang saat ini terpuruk di dasar klasemen Championship, menunjukkan performa yang luar biasa. Mereka bermain dengan strategi disiplin dan pertahanan yang solid, memanfaatkan setiap peluang yang datang. Kemenangan ini menjadi sinyal bahwa tim yang dianggap lemah pun bisa mengalahkan tim unggulan dengan taktik yang tepat.
Dalam laga ini, kejelian Ryan Hardie dalam mengeksekusi penalti menjadi momen krusial. Gol tunggalnya di babak kedua memastikan langkah Plymouth ke babak berikutnya, sementara Liverpool terpaksa angkat koper lebih awal dari Piala FA. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa motivasi dan semangat juang dapat mengalahkan tim yang lebih diunggulkan.
Strategi dan Performa Solid Plymouth Argyle

Plymouth Argyle tampil dengan strategi yang matang dan performa yang solid sepanjang pertandingan. Mereka mampu menjaga pertahanan yang kuat dan disiplin, membuat Liverpool kesulitan untuk mencetak gol. Kiper Conor Hazard juga berperan penting dengan beberapa penyelamatan krusial yang menggagalkan upaya Liverpool.
Ryan Hardie, yang menjadi pahlawan bagi Plymouth, menunjukkan ketenangan luar biasa saat mengeksekusi penalti. Penalti tersebut didapat setelah Harvey Elliott melakukan handball di kotak penalti. Strategi yang diterapkan oleh Plymouth terbukti efektif, memaksimalkan setiap kesempatan yang ada.
“Plymouth Argyle bermain dengan strategi yang tepat dan eksekusi yang baik, memaksimalkan kesempatan yang ada,” ungkap pelatih Plymouth setelah pertandingan. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa dengan persiapan yang baik, tim yang lebih kecil bisa mengalahkan tim besar.
Keputusan Rotasi Pemain Liverpool yang Berisiko

Di sisi lain, keputusan manajer Liverpool, Arne Slot, untuk melakukan rotasi besar-besaran menjadi sorotan. Banyak pemain pelapis dan muda diturunkan, yang berdampak pada performa tim secara keseluruhan. Meskipun Liverpool mendominasi penguasaan bola hingga 76%, mereka kesulitan menemukan ritme permainan yang baik.
Kurangnya kekompakan dan pengalaman di lapangan membuat Liverpool tampak kurang padu. Meskipun beberapa pemain inti tetap diturunkan, keputusan rotasi ini terbukti menjadi bumerang. Liverpool tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada dan terlihat kesulitan menghadapi perlawanan Plymouth.
Rotasi ini, meskipun bertujuan untuk menjaga kebugaran pemain inti, justru berujung pada hasil yang mengecewakan. Liverpool gagal mencetak gol, meski mereka menciptakan beberapa peluang emas di sepanjang pertandingan.
Kegagalan Penyelesaian Akhir Liverpool dan Faktor Keberuntungan

Kegagalan Liverpool dalam penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor kunci yang menyebabkan kekalahan. Meski mendominasi penguasaan bola, mereka tidak mampu memanfaatkan peluang yang tercipta. Hal ini menjadi masalah yang harus segera diperbaiki oleh manajer Liverpool menjelang pertandingan berikutnya.
Di sisi lain, Plymouth Argyle datang dengan motivasi tinggi dan semangat juang yang besar. Mereka bertekad untuk menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim besar, meskipun berada di divisi yang lebih rendah. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Plymouth, yang jelas tidak akan dilupakan oleh para penggemar.
Secara keseluruhan, kemenangan Plymouth Argyle atas Liverpool adalah hasil dari kombinasi strategi yang tepat, pertahanan yang solid, dan sedikit keberuntungan. Di dunia sepak bola, kejutan seperti ini selalu bisa terjadi, dan Plymouth telah membuktikannya di Piala FA.
Klasemen Premier League
Jangan Lewatkan!
- Usai Tersingkir dari FA Cup, Liverpool Bisa Gaspol di Premier League
- Jadwal Babak 32 Besar FA Cup Pekan Ini Live di beIN Sports dan Vidio, 8-12 Februari 2025
- Profil Plymouth Argyle: Klub Juru Kunci Liga 2 Inggris yang Kalahkan Liverpool di Piala FA
- Sebelum Cedera Lagi di Laga Plymouth vs Liverpool, Perasaan Joe Gomez Sudah Tidak Enak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Weston McKennie Minta Gaji Dua Kali Lipat, Juventus Masih Bungkam
Liga Italia 17 Februari 2026, 00:21
-
AC Milan Tertarik Rekrut Bek Barcelona di Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 17 Februari 2026, 00:01
-
Jurgen Klopp Tolak Tawaran Manchester United dan Chelsea Setelah Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 16 Februari 2026, 23:51
-
Jose Mourinho Yakin Benfica Bisa Kalahkan Real Madrid Tanpa Keajaiban
Liga Champions 16 Februari 2026, 23:44
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
