Fans Manchester United yang Sekarang Lebih Kasar karena Sudah Muak, Pogba Korbannya
Richard Andreas | 14 Mei 2019 14:00
Bola.net - - Eks Manchester United, Patrice Evra tetap mendukung Paul Pogba sebagai pemain terbaik Setan Merah musim ini. Meski performanya tidak stabil, Pogba tetap layak dianggap sebagai pemain paling menjanjikan di skuat MU yang sekarang.
MU gagal total musim ini. Mereka hanya mampu finis di peringkat keenam klasemen Premier League, yang berarti MU harus puas dengan Liga Europa musim depan. Tentu, bagi tim sebesar MU, peringkat keenam merupakan kegagalan besar.
Pelatih sudah diganti, gaya bermain pun berubah, tetapi MU tetap saja bermain di bawah standar. Artinya, pemain-pemain mereka yang sekarang memang tidak cukup bagus. Skuat MU tidak pantas bersaing di papan atas.
Di antara pemain-pemain itu, yang paling sering dihina adalah Paul Pogba. Sang gelandang dianggap sebagai biang kerok keterpurukan Setan Merah. Mengapa begitu? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tetap Terbaik
Pogba tampak paling buruk karena sebenarnya potensi dia menjanjikan. Pogba punya segalanya untuk jadi pemain top, ekspektasi terhadap dia begitu tinggi. Akibatnya, ketika Pogba tampil sedikit buruk, dia langsung dicela sebagai penyebab utama kegagalan tim.
"Dia [Pogba] mencatatkan gol paling banyak, assists paling banyak. Saya tahu anda boleh meragukan kepemimpinannya dan dalam beberapa laga terakhir anda berharap dia berbuat lebih, jadi karena itulah anda mengkritik dia saat ini, tetapi secara keseluruhan dia telah jadi pemain terbaik MU musim ini," tegas Evra di Sky Sports.
"[Dikritik] hanya karena dia Paul Pogba, dia mengganti gaya rambut, dia menari, dia bermain Instagram dan semuanya, orang-orang akan mengkritik dia dan melupakan pemain seperti apa dia sebenarnya. Hanya dia dan [David] De Gea yang pantas bermain di tim-tim besar Eropa lainnya."
Aura Negatif
Pogba harus mengatasi tekanan yang begitu masif dari fans MU. Tuntutan mereka begitu tinggi. Terakhir, pada laga terakhir musim ini, Pogba mendapatkan kado caci maki dari fans MU. Dia bermaksud berkeliling Old Trafford untuk menyampaikan apresiasi, tetapi Pogba justru mendapatkan hinaan.
"Ketika saya menghadiri pertandingan saya melihat fans berteriak dan menghina para pemain, saya terkejut. Pada masa saya bermain, anda bisa saja memainkan sepak bola terburuk dalam hidup anda tetapi mereka tetap akan mendukung."
"Saya ingat kami pernah kalah 1-4 di kandang dari Liverpool dan mereka masih saja bernyanyi. Itulah fans MU yang dahulu saya kenal - tampaknya sekarang mereka sudah muak," sambung Evra.
"Saya tidak berbicara mewakili Paul, entah dia bertahan atau pergi, tetapi ketika anda dikelilingi sikap negatif seperti itu, anda sebaiknya pergi," tutupnya.
Sejauh ini, kabarnya Paul Pogba siap meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Real Madrid.
Baca Juga:
- Pogba Memble karena Fans Manchester United Terlalu Kejam
- Tak Seperti Carrick, Paul Pogba Bikin Manchester United Makin Buruk
- Paul Pogba Tampil Buruk, Mitos Piala Dunia Diklaim Sebagai Penyebabnya
- Bonus Rp 1,3 Miliar per Gol, Sanchez dan Pogba Bikin Masalah di MU
- Musim Selesai, Paul Pogba Dapat Hadiah Caci Maki dari fans Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















