Fellaini Ungkap Kerasnya Latihan MU di Bawah Van Gaal
Editor Bolanet | 3 Juni 2015 20:19
- Datang menangani Manchester United setelah Piala Dunia 2014, Louis van Gaal diberi target tak mudah. Ia harus membawa Setan Merah kembali ke Liga Champions di musim 2015-16.
Meski tertatih-tatih dan mengalami berbagai hambatan utamanya masalah cedera, The Red Devils finis di posisi keempat dan mencapai target awal musim. Itu semua tidak lepas dari metode yang diterapkan oleh sang manajer yang dikenal sebagai sosok tanpa kompromi seperti apa yang diungkapkan Marouane Fellaini berikut.
Van Gaal menyukai latihan, ia menyukai permainan dalam latihan, ia suka ketika para pemain memberikan semua kemampuan dan setelah itu baru ia merasa senang. Bila tidak begitu, ia akan mulai berteriak dan beradu argumen dengan si pemain. ujar pemain Belgia itu pada Perform yang dikutip fourfourtwo.com.
Selain itu mantan gelandang Everton tersebut juga menyampaikan bahwa pemain-pemain United tidak boleh lengah sedikit pun saat menjalani latihan, sebab begitu banyak pemain berkualitas di dalamnya.
Tiap hari anda harus menunjukkan sebagai yang terbaik dan klub seperti United ini memiliki banyak sekali pemain berkualitas, jadi bukan hal yang mudah untuk menyusun tim. Manajer harus mengambil keputusan dan itulah yang terjadi. imbuhnya. [initial]
(fft/dct)
Meski tertatih-tatih dan mengalami berbagai hambatan utamanya masalah cedera, The Red Devils finis di posisi keempat dan mencapai target awal musim. Itu semua tidak lepas dari metode yang diterapkan oleh sang manajer yang dikenal sebagai sosok tanpa kompromi seperti apa yang diungkapkan Marouane Fellaini berikut.
Van Gaal menyukai latihan, ia menyukai permainan dalam latihan, ia suka ketika para pemain memberikan semua kemampuan dan setelah itu baru ia merasa senang. Bila tidak begitu, ia akan mulai berteriak dan beradu argumen dengan si pemain. ujar pemain Belgia itu pada Perform yang dikutip fourfourtwo.com.
Selain itu mantan gelandang Everton tersebut juga menyampaikan bahwa pemain-pemain United tidak boleh lengah sedikit pun saat menjalani latihan, sebab begitu banyak pemain berkualitas di dalamnya.
Tiap hari anda harus menunjukkan sebagai yang terbaik dan klub seperti United ini memiliki banyak sekali pemain berkualitas, jadi bukan hal yang mudah untuk menyusun tim. Manajer harus mengambil keputusan dan itulah yang terjadi. imbuhnya. [initial]
Update berita Premier League mu di sini
- Balotelli Diklaim Sudah Tidak Punya Masa Depan di Liverpool
- Kemahalan, Orlando City Gagal Duetkan Drogba Dengan Kaka
- Lampard Tak Menyesal Tinggalkan Premier League
- Pemain Arsenal Ini Idamkan Rekrutan World Class
- Legenda Liverpool Kecewa Dengan Performa Markovic
- Carragher Yakin James Milner Bisa Jadi Kapten Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
-
Chelsea Bahkan Tidak Punya Kiper Nomor 1
Liga Inggris 7 Maret 2026, 10:32
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55














