Fergie: Liga Tanpa Degradasi Adalah Bunuh Diri
Editor Bolanet | 18 Oktober 2011 10:00
- Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson menolak ide liga tanpa degradasi yang dimunculkan oleh beberapa pemilik asing klub Premier League.
Menurut Ferguson, rencana yang meniru model franchise ala Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat itu tak lebih sebagai sebuah langkah bunuh diri untuk Premier League khususnya dan sepak bola Inggris.
Awal pekan ini sejumlah pemilik asing klub-klub Premier League memunculkan ide untuk menghapus degradasi untuk mengeruk keuntungan finansial sebesar-besarnya seperti sistem MLS.
Manchester United, Liverpool, Arsenal, Aston Villa dan Sunderland dimiliki taipan Amerika, Manchester City dikuasai pemilik dari Abu Dhabi, Chelsea dari Rusia, dan Blackburn dimiliki pengusaha India, Venky.
Saya tak melihat apa yang akan dihasilkan dari model itu (liga tanpa degradasi), kata Ferguson seperti dilansir Sportinglife.
Ada setidaknya delapan tim di Championship (divisi satu) dengan sejarah hebat, bagaimana anda bisa mengatakan delapan tim itu tak akan pernah bermain di Premier League?
Anda mungkin bisa mengunci pintu (promosi ke Premier League), tapi itu akan menjadi sebuah bunuh diri untuk seluruh tim di negara ini, terutama di Championship,
Menurut Ferguson, andai Premier League benar-benar menghapus sistem promosi-degradasi sekarang, maka mantan juara Liga Champions Nottingham Forest serta tim-tim seperti Leeds United dan Sheffield United atau Sheffield Wednesday tak akan lagi bermain di Premier League.
Semua tim hebat itu adalah bagian dari Premier League beberapa tahun lalu. Satu-satunya tempat anda bisa membuat uang dan mewujudkan ambisi adalah Premier League. Anda tak bisa melupakan tim-tim itu, tegas Ferguson. (spo/zul)
Menurut Ferguson, rencana yang meniru model franchise ala Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat itu tak lebih sebagai sebuah langkah bunuh diri untuk Premier League khususnya dan sepak bola Inggris.
Awal pekan ini sejumlah pemilik asing klub-klub Premier League memunculkan ide untuk menghapus degradasi untuk mengeruk keuntungan finansial sebesar-besarnya seperti sistem MLS.
Manchester United, Liverpool, Arsenal, Aston Villa dan Sunderland dimiliki taipan Amerika, Manchester City dikuasai pemilik dari Abu Dhabi, Chelsea dari Rusia, dan Blackburn dimiliki pengusaha India, Venky.
Saya tak melihat apa yang akan dihasilkan dari model itu (liga tanpa degradasi), kata Ferguson seperti dilansir Sportinglife.
Ada setidaknya delapan tim di Championship (divisi satu) dengan sejarah hebat, bagaimana anda bisa mengatakan delapan tim itu tak akan pernah bermain di Premier League?
Anda mungkin bisa mengunci pintu (promosi ke Premier League), tapi itu akan menjadi sebuah bunuh diri untuk seluruh tim di negara ini, terutama di Championship,
Menurut Ferguson, andai Premier League benar-benar menghapus sistem promosi-degradasi sekarang, maka mantan juara Liga Champions Nottingham Forest serta tim-tim seperti Leeds United dan Sheffield United atau Sheffield Wednesday tak akan lagi bermain di Premier League.
Semua tim hebat itu adalah bagian dari Premier League beberapa tahun lalu. Satu-satunya tempat anda bisa membuat uang dan mewujudkan ambisi adalah Premier League. Anda tak bisa melupakan tim-tim itu, tegas Ferguson. (spo/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Arsenal ke Final Liga Champions dengan Gaya
Liga Champions 6 Mei 2026, 08:04
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 6 Mei 2026, 05:52
-
Man of the Match Arsenal vs Atletico Madrid: Declan Rice
Liga Champions 6 Mei 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18











