Fergie Pastikan Kekalahan Telak Takkan Terulang
Editor Bolanet | 8 April 2013 10:40
- Manajer Manchester United, Alex Ferguson menegaskan jika kekalahan 1-6 atas Manchester City musim lalu tidak akan pernah terulang.
Keyakinan tersebut diungkapkannya, menjelang episode kedua derby Manchester dini hari nanti. Dengan keunggulan 15 poin dari The Citizens di posisi kedua, Fergie mengaku laga nanti dipastikan bakal berbeda.
Pada pertemuan serupa di Old Trafford musim lalu, enam gol skuad Roberto Mancini menjadi catatan kekalahan kandang terbesar sejak 1955. Fergie pun menyebut hari itu sebagai hari terburuk yang dialaminya bersama United.
Bahkan sejak laga usai, manajer asal Skotlandia itu mengaku tak pernah lagi memutar ulang rekaman pertandingan menyesakkan tersebut. Fergie mengakui hal itu, dan menjamin laga kali ini bakal berbeda.
Saya tidak menyalahkan diri sendiri. Hal itu terjadi, kami memutuskan untuk bunuh diri, tutur Fergie.
Kami tampil lebih baik hingga mereka mencetak di paruh babak. Kemudian pemain kami mendapat kartu merah usai babak kedua dimulai dan kami masih berupaya mengejar. Itu adalah saat-saat kami bermain dengan buku sejarah, bukan dengan otak kami. Kali ini akan berbeda. (mtr/atg)
Keyakinan tersebut diungkapkannya, menjelang episode kedua derby Manchester dini hari nanti. Dengan keunggulan 15 poin dari The Citizens di posisi kedua, Fergie mengaku laga nanti dipastikan bakal berbeda.
Pada pertemuan serupa di Old Trafford musim lalu, enam gol skuad Roberto Mancini menjadi catatan kekalahan kandang terbesar sejak 1955. Fergie pun menyebut hari itu sebagai hari terburuk yang dialaminya bersama United.
Bahkan sejak laga usai, manajer asal Skotlandia itu mengaku tak pernah lagi memutar ulang rekaman pertandingan menyesakkan tersebut. Fergie mengakui hal itu, dan menjamin laga kali ini bakal berbeda.
Saya tidak menyalahkan diri sendiri. Hal itu terjadi, kami memutuskan untuk bunuh diri, tutur Fergie.
Kami tampil lebih baik hingga mereka mencetak di paruh babak. Kemudian pemain kami mendapat kartu merah usai babak kedua dimulai dan kami masih berupaya mengejar. Itu adalah saat-saat kami bermain dengan buku sejarah, bukan dengan otak kami. Kali ini akan berbeda. (mtr/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Latih MU, Ole Gunnar Solskjaer Bakal Latih Klub EPL Ini?
Liga Inggris 18 Juni 2026, 19:00
-
Bruno Fernandes dan Alasan Namanya Diucapkan Berbeda di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:49
-
Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:53
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












