Fikayo Tomori Sebut Chelsea Sudah Salah Menjual Pemain Ini ke Milan: Kini Ia Jadi Raja Italia

Afdholud Dzikry | 7 Maret 2026 09:00
Fikayo Tomori Sebut Chelsea Sudah Salah Menjual Pemain Ini ke Milan: Kini Ia Jadi Raja Italia
Selebrasi Christian Pulisic di laga AC Milan vs Verona, Minggu (28/12/2025). (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Christian Pulisic membuktikan bahwa keputusan Chelsea membuangnya adalah sebuah kekeliruan fatal. Bek AC Milan, Fikayo Tomori, terang-terangan menyebut rekan setimnya itu sebagai pemain terbaik di Serie A saat ini.

Pernyataan ini seolah menjadi tamparan keras bagi publik Stamford Bridge yang kini justru sedang krisis pemain sayap berkualitas. Pulisic bertransformasi menjadi monster menakutkan sejak menanggalkan seragam biru London.

Advertisement

Karier Pulisic di Italia meledak lewat kontribusi gol dan assist yang konsisten di setiap laga. Ia seolah menemukan kembali gairah bermain yang sempat hilang akibat sering menghuni bangku cadangan saat masih di Inggris.

Eks pemain akademi Cobham, Tomori, menyaksikan sendiri bagaimana kualitas Pulisic berkembang pesat di Milanello. Baginya, level permainan kapten Amerika Serikat itu sudah tidak tertandingi oleh siapa pun di Liga Italia.

Kesan mendalam ini muncul karena Pulisic mampu memikul beban tim dalam situasi sulit. Efektivitas serangannya kini jauh melampaui performa rata-rata pemain sayap lain di Eropa.

1 dari 2 halaman

Statistik yang Bikin Chelsea Menyesal

Pulisic sendiri mengakui bahwa periode di Milan merupakan momen di mana ia memainkan sepak bola terbaik sepanjang hidupnya. Klaim tersebut bukan sekadar isapan jempol semata jika melihat data statistik yang tercipta.

Pemain berjuluk Captain America ini telah mengemas 42 gol dan 25 assist dari 124 pertandingan bersama Rossoneri. Angka ini sangat kontras dengan pencapaiannya di Chelsea yang hanya menghasilkan 26 gol meski bermain dalam jumlah laga yang lebih banyak.

Perubahan posisi menjadi kunci utama ledakan performanya di atas lapangan hijau. Di Milan, ia lebih sering beroperasi di area sentral, berbeda dengan perannya sebagai sayap kiri statis saat masih di London.

"Dia adalah pemain terbaik di Serie A saat ini," tegas Fikayo Tomori singkat saat berbincang dalam konten TikTok bersama The Athletic.

2 dari 2 halaman

Ironi Belanja Mahal yang Berujung Buntu

Kondisi Pulisic yang sedang terbang tinggi berbanding terbalik dengan nasib para penerusnya di Stamford Bridge. Chelsea baru saja menggelontorkan dana hampir £100 juta musim panas lalu untuk mendatangkan Jamie Gittens dan Alejandro Garnacho.

Ironisnya, Gittens bahkan belum sanggup mencetak satu pun gol di Premier League musim ini. Performa sayap kiri Chelsea terlihat sangat kontras dan jauh di bawah level efektivitas sayap kanan mereka.

Meski Garnacho menunjukkan grafik meningkat saat melawan Aston Villa, kontribusinya tetap dianggap belum setara dengan Pulisic. Chelsea seolah kehilangan kepingan puzzle yang justru kini sedang dipuja-puja oleh publik San Siro.

LATEST UPDATE