Format 4 Bomber Liverpool Terbukti Efektif, Manchester City Mengaku Kerepotan
Yaumil Azis | 9 November 2020 07:45
Bola.net - Kedudukan imbang 1-1 membuktikan bahwa Manchester City dan Liverpool memiliki kekuatan yang sama. Namun ada satu hal yang membuat the Citizens kerepotan, yaitu format empat penyerang suguhan the Reds.
Pada musim panas kemarin, Liverpool mendatangkan Diogo Jota dari Wolverhampton. Publik meyakini kalau pemain asal Portugal tersebut direkrut agar Jurgen Klopp bisa melakukan rotasi terhadap trio beranggotakan Roberto Firmino, Sadio Mane dan Mohamed Salah.
Namun Jota berhasil memberikan performa yang jauh melampaui ekspektasi. Publik pun beranggapan bahwa Jota lebih baik dari Firmino terutama dari segi produktivitas, tapi Klopp masih menganggap Firmino sebagai pemain kuncinya.
Alhasil, Klopp merombak formasinya. Ia mengurangi jumlah gelandang agar bisa memainkan empat penyerang sekaligus sejak menit awal dalam formasi 4-2-3-1. Namun hasilnya tak sesuai dengan yang dibayangkan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Empat Penyerang Liverpool Merepotkan
Secara cocoklogi, menggunakan empat penyerang tersebut sekaligus tentu akan meningkatkan produktivitas Liverpool dalam mencetak gol. Namun yang terjadi sebaliknya, mereka hanya bisa mencetak satu gol kala melawan Manchester City.
Kendati demikian, ada satu kabar positif dari perubahan ini. Josep Guardiola selaku pelatih Manchester City mengakui bahwa timnya kerepotan untuk membendung permainan keempat bomber the Reds.
"Tidak mudah untuk bertahan melawan Liverpool, normalnya mereka memiliki tiga pemain di lini depan dan sekarang jadi empat," ujar Guardiola kepada Sky Sports usai pertandingan.
"Mereka berlari di belakang lini bertahan dan anda tidak bisa tetap tinggal di sana, dan mereka bermain di antara para pemain," lanjutnya.
Bisa Menyesuaikan Diri
Untungnya, Guardiola masih punya akal untuk membendung keempat penyerang tersebut. Seandainya Kevin de Bruyne bisa mengeksekusi penalti dengan baik, mungkin the Citizens punya peluang besar untuk meraih kemenangan.
"Tidak mudah untuk menghadapi Liverpool, namun kami bisa sedikit menyesuaikan diri dan punya keberanian yang lebih besar untuk tetap menerapkan garis pertahanan tinggi," tambah mantan pelatih Barcelona tersebut.
"Kami menciptakan gol yang bagus dan sayangnya gagal memanfaatkan penalti. Dalam pertandingan atau lawan seperti Liverpool, jika anda gagal mengeksekusi penalti, rasanya akan semakin sulit," pungkasnya.
Sekarang Guardiola punya waktu lebih untuk menyusun alternatif strategi yang matang untuk menghadapi tim-tim seperti Liverpool. Sebab pertandingan berikutnya baru akan digelar pada 22 November mendaang dengan Tottenham sebagai lawannya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Manchester City vs Liverpool: Josep Guardiola dan Jurgen Klopp Saling Curhat, Ada Apa?
- Update Cedera Trent Usai Laga Manchester City vs Liverpool
- Imbas Duel Manchester City vs Liverpool, Kevin de Bruyne Panen Meme-meme Kocak
- Tanpa Belas Kasihan, Keane Labeli Walker Sebagai Pemain Idiot Usai Langgar Sadio Mane
- Man of the Match Manchester City vs Liverpool: Mohamed Salah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





