From Bad to Worst: Catatan Memilukan Manchester United di Bawah Amorim
Richard Andreas | 13 Mei 2025 13:45
Bola.net - "Malu." Itulah kata yang dipilih Ruben Amorim untuk menggambarkan perasaannya atas performa Manchester United musim ini. Setelah kalah 0-2 dari West Ham di Old Trafford, The Reds Devils terjebak di peringkat 16 dengan tujuh laga tanpa kemenangan—salah satu catatan terburuk dalam sejarah klub.
Amorim yang menggantikan Erik ten Hag pada November lalu, gagal membawa angin segar. Alih-alih membaik, situasi justru semakin suram. Dengan hanya 24 poin dari 25 laga, MU bahkan berpotensi mencatat rekor poin terendah sejak musim degradasi 1930/1931 jika tren negatif ini berlanjut.
Kekalahan di kandang sendiri semakin memperburuk keadaan. Sembilan kekalahan di Old Trafford menyamai rekor terburuk sepanjang sejarah, sementara total 17 kekalahan di liga adalah yang tertinggi sejak 1973/1974—musim terakhir mereka terdegradasi.
Krisis Tak Terbendung di Bawah Amorim
Sejak bekerja sebagai pelatih, Amorim hanya memenangi 24% pertandingan liga—angka yang jauh di bawah standar raksasa seperti Manchester United. Yang lebih mengkhawatirkan, timnya hanya mengumpulkan 23 poin dari potensi 87 poin saat menghadapi tim non-degradasi.
Jika hasil melawan tiga tim terdegradasi (Ipswich, Leicester, dan Southampton) tidak dihitung, MU bahkan akan berada di dasar klasemen. Sejak akhir Januari, satu-satunya kemenangan mereka hanyalah atas Ipswich dan Leicester—dua tim yang sudah pasti terdegradasi.
Dengan rata-rata seperti ini, MU diproyeksikan hanya mengumpulkan 29 poin di akhir musim—angka terendah sejak musim 1930/1931. Amorim sendiri mengakui bahwa situasi ini "tidak bisa diterima" bagi klub sebesar United.
Old Trafford Bukan Lagi Benteng
Salah satu masalah terbesar MU musim ini adalah kegagalan mereka memanfaatkan kandang. Dengan 9 kekalahan di Old Trafford, mereka menyamai rekor terburuk sepanjang sejarah—setara dengan musim-musim krisis seperti 1930/1931 dan 1962/1963.
Tim Amorim juga kerap kebobolan lebih dulu, termasuk 12 kali di kandang sendiri. Hanya Leicester yang lebih buruk dalam statistik ini. Begitu tertinggal, MU hampir selalu kesulit bangkit—hanya memenangkan 3 dari 19 laga saat kebobolan pertama.
Fans mulai kehilangan kesabaran. Sorakan berubah menjadi siulan, dan tekanan pada Amorim semakin besar. Jika tidak ada perbaikan segera, musim ini berpotensi menjadi yang paling memalukan dalam sejarah modern Manchester United.
Catatan Kemenangan Terendah dan Kesulitan Mencetak Gol
Pertandingan pertama Amorim sebagai pelatih berlangsung pada 23 November 2024 dan sejak saat itu catatan mereka terus mengecewakan, yaitu:
> Persentase kemenangan Amorim sebesar 24%, lebih buruk dibandingkan manajer United mana pun sejak era Sir Alex Ferguson, dengan catatan David Moyes sebesar 50% menjadi yang terburuk kedua.
> Di bawah Amorim, Man United hanya memenangkan enam dari 25 pertandingan liga, imbang enam kali dan kalah 13 kali.
> Dalam periode itu mereka telah kebobolan 41 gol, hanya tiga tim yang terdegradasi dan Tottenham yang kebobolan lebih banyak.
> Man United kebobolan rata-rata 1,6 gol per pertandingan di bawah Amorim dan hanya mencatat empat kali nirbobol (clean sheet).
> Mereka juga memiliki catatan terburuk keenam di liga dalam hal mencetak gol, gagal mencetak gol dalam 10 dari 25 pertandingan liga dan hanya mencetak 30 gol.
> Dari 344 tembakan yang dilepas MU, 107 mengarah ke gawang, tetapi hanya menghasilkan 30 gol, berarti tingkat konversi mereka hanya sebesar 8,7%, lebih buruk dari Leicester City dan Southampton.
> Catatan tersebut menjadikan mereka tim dengan performa terburuk kedua dibandingkan dengan expected goals (xG), setelah Crystal Palace.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukayo Saka Nikmati Kemenangan Arsenal atas Sunderland setelah Pekan Berat
Liga Inggris 13 September 2026, 09:42
-
Mikel Arteta Murka Penalti Sunderland: Tidak Bisa Terjadi di Level Ini
Liga Inggris 13 September 2026, 09:04
-
Rapor Pemain Chelsea saat Imbang Lawan Hull City: Joao Pedro Bersinar, Hato Terpuruk
Liga Inggris 13 September 2026, 08:34
-
Rapor Pemain Arsenal saat Menang atas Sunderland: Raya Gemilang, Saka Penentu
Liga Inggris 13 September 2026, 07:33
LATEST UPDATE
-
Manchester United vs Manchester City: Lini Belakang Setan Merah Jadi Perhatian
Liga Inggris 13 September 2026, 14:04
-
Chelsea Masih Rapuh, Xabi Alonso Tuntut Perubahan di Lini Belakang
Liga Inggris 13 September 2026, 13:24
-
Christian Pulisic Bantu AC Milan Bangkit di Markas Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 12:44
-
Man Utd vs Man City: 5 Hal yang Perlu Diketahui Jelang Derby Manchester
Liga Inggris 13 September 2026, 12:04
-
Ruben Amorim Ungkap Masalah AC Milan dan Luka Modric Usai Imbang Lawan Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 11:24
-
Real Madrid Menang 4-1, Jose Mourinho Beri Peringatan untuk Anak Asuhnya
Liga Inggris 13 September 2026, 10:44
-
Bukayo Saka Nikmati Kemenangan Arsenal atas Sunderland setelah Pekan Berat
Liga Inggris 13 September 2026, 09:42
-
Lionel Messi Cetak Gol ke-99, Inter Miami Gagal Menang di Injury Time
Bola Dunia Lainnya 13 September 2026, 09:22
-
Mikel Arteta Murka Penalti Sunderland: Tidak Bisa Terjadi di Level Ini
Liga Inggris 13 September 2026, 09:04
-
Rapor Pemain Chelsea saat Imbang Lawan Hull City: Joao Pedro Bersinar, Hato Terpuruk
Liga Inggris 13 September 2026, 08:34
-
Rapor Pemain Real Madrid saat Menang atas Rayo Vallecano: Mbappe dan Carreras Bersinar
Liga Spanyol 13 September 2026, 07:47
-
Rapor Pemain Arsenal saat Menang atas Sunderland: Raya Gemilang, Saka Penentu
Liga Inggris 13 September 2026, 07:33
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 13 September 2026, 06:59
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


