Gagal Menang Lawan Manchester City, Liverpool Diklaim Cuma tak Beruntung Saja
Dimas Ardi Prasetya | 4 Oktober 2021 21:14
Bola.net - Kapten Liverpool Jordan Henderson mengaku The Reds memang tampil bapuk di babak pertama namun ia mengklaim timnya tak beruntung gagal menang melawan Manchester City.
Liverpool sempat menekan City lebih dahulu di awal babak pertama di laga pekan ketujuh Premier League 2021-22 yang digelar di Anfield itu. Tapi mereka kesulitan untuk bisa menembus pertahanan The Citizen.
City kemudian secara perlahan mendominasi jalannya pertandingan. Mereka kerap menemukan celah di pos bek kanan yang dikawal James Milner.
Namun pada akhirnya tak ada gol yang tercipta sama sekali di babak pertama. Barulah di babak kedua, laga yang lebih seru terjadi.
Liverpool tak Beruntung
Empat gol tercipta di babak kedua. Liverpool sempat unggul dua kali via Sadio Mane dan Mohamed Salah, namun Manchester city dua kali pula berhasil menyamakan skor berkat gol Phil Foden dan Kevin De Bruyne.
Jordan Henderson mengakui di babak pertama Liverpool memang bapuk. Tapi di babak kedua The Reds tampil lebih baik dan ia pun mengklaim timnya tak beruntung gagal menang atas Man City.
"Itu adalah pertandingan yang intens – seperti yang kami tahu akan terjadi. Itu akan selalu sulit, City adalah tim yang fantastis. Kami memiliki beberapa momen bagus, momen tidak terlalu bagus," tuturnya pada situs resmi Liverpool.
"Tapi babak kedua, saya pikir kami bereaksi dengan sangat baik, kinerja yang jauh lebih baik [di] babak kedua dan tidak beruntung karena mungkin tidak memenangkan pertandingan pada akhirnya," seru Henderson.
"Sedikit kekecewaan tapi saya pikir kami bereaksi dengan baik setelah masuk di babak pertama, karena saya pikir kami tidak tampil di level yang kami mampu di babak pertama. Jadi, kami menunjukkan banyak hal positif di babak kedua dan performa yang jauh lebih baik," ujarnya.
Apa yang Salah dari Liverpool di Babak Pertama
Jordan Henderson kemudian ditanya apa yang salah dengan Liverpool di babak pertama. Ia mengatakan timnya tak melakukan pressing dengan benar pada para pemain Manchester City.
"Kami hanya tidak menerapkan pressing yang cukup tinggi. Kami duduk sedikit dalam dan tidak memberikan tekanan [pada mereka]," terangnya.
"Mereka menemukan terlalu banyak ruang dan menciptakan kelebihan beban. Kami berhasil menyelesaikannya, saya pikir, di babak pertama dan satu atau dua hal yang bisa kami lakukan untuk meningkatkannya," ujarnya.
"Kami berhasil melakukan itu dan itu mengubah permainan sedikit demi sedikit. Kami berhasil memimpin dua kali dan kami hanya tidak bisa menutup pertandingan (dengan kemenangan)," tandas Henderson.
Dengan hasil imbang melawan Manchester City itu, Liverpool kini mengoleksi 15 poin dari tujuh laga dan nangkring di peringkat kedua klasemen sementara Premier League. Jordan Henderson dkk terpaut satu angka dari Chelsea yang sekarang ada di puncak klasemen.
(Liverpoolfc.com)
Berita Liverpool Lainnya:
- Liverpool vs Man City, Peluang 99 Persen Gol Fabinho Diblok Rodri: Kelamaan Loading!
- Liverpool vs Man City: Milner Disuruh Jaga Foden, Ya Kejang-kejang, Klopp Sungguh Tega!
- Timo Werner dan Deretan Pemain yang Bersinar di Pekan Ketujuh EPL
- Catatan Mohamed Salah dan Fakta Menarik Usai Duel Liverpool vs Manchester City
- 7 Rekor yang Dipecahkan Mo Salah di Premier League, Salah Satunya Milik Ronaldo
- Josep Guardiola Kesal Sama Wasit: Kalau Pemain Man City, Pasti Kartu Merah!
- Henderson Senang Liverpool Cetak Gol Kelas Dunia ke Gawang City, Tapi...
- Bikin Gol Kelas Dunia di Laga Liverpool vs Manchester City, Perasaan Salah Campur Aduk
- Liverpool vs Manchester City, Klopp Puji Gol Salah: Murni Kelas Dunia!
- Rapor Pemain Liverpool Saat Jamu Man City: Salah Emang The Best, Milner Ampun Deh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








