Gelandang Palace Ini Ngotot Liverpool Mestinya Tak Mendapat Penalti
Dimas Ardi Prasetya | 22 Agustus 2018 01:59
- Gelandang Crystal Palace Luka Milivojevic mengklaim dirinya sama sekali tak melihat adanya pelanggaran Mamadou Sakho pada Mohamed Salah yang akhirnya berbuah penalti.
Liverpool bertandang ke markas Palace awal pekan ini. Pertandingan itu berlangsung cukup alot.
Liverpool akhirnya bisa membuka keunggulan lebih dahulu. The Reds mencetak gol melalui penalti James Milner pada menit 45.
Penalti itu sendiri diberikan setelah Sakho dianggap menjegal Salah dalam kotak terlarang. Penalti itu sendiri sempat diprotes penggawa Palace.
Bukan Penalti

Menurut Milivojevic, insiden jatuhya Salah mestinya tak layak diganjar penalti. Sebab menurutnya tak ada kontak sama sekali di antara kedua pemain itu.
Menurut saya itu bukan penalti. Selama pertandingan itu adalah pendapat saya dan setelah pertandingan ketika saya melihat videonya Mama mencoba menyentuh bola, ia tidak menyentuh bola dan menurut saya, ia tidak menyentuhnya. Ia jatuh dan untuk wasit itu penalti. Saya tidak melihat kontak pada Salah. Bagi saya, itu jelas, itu bukan penalti, tegasnya seperti dilansir Sportsmole.
Itu adalah pendapat saya, wasit memiliki pendapatnya. Ini adalah salah satu wasit terbaik di negara ini, mereka adalah manusia. Dari sudut pandang saya bukan, dari sudut pandangnya itu. Itu adalah sepakbola, ujarnya.
Ini bukan kesalahan pertama dalam sepakbola, kami marah di menit pertama tetapi di sepakbola Anda tidak punya waktu untuk menangis, kami melanjutkan, kami mencoba di babak kedua. Kami memiliki beberapa peluang bagus. Oke kami kalah tapi kami harus bangga, tandasnya.
Tak Cari Penalti

Keputusan penalti itu sendiri mengundang kontroversi. Namun Jamie Carragher memberkan pembelaan pada Salah.
Ia bisa saja terus berdiri, tetapi mengapa harus demikian? Sakho menempelnya terlalu rapat, ujar Carragher kepada Sky Sports.
Saya tidak yakin Salah mencari-cari pelanggaran. Ia berniat akan melakukan tembakan, tetapi saya tidak yakin ia menggunakan lawan untuk terjatuh.
Berita Video

Berita video tentang olahraga polo air yang keras dan juga dirasakan oleh para atlet Indonesia yang berjuang di Asian Games 2018.
(sm/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









