Gerrard-Lampard Dukung Teknologi Garis Gawang di EPL
Editor Bolanet | 12 April 2013 15:00
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa sejak musim 2013/14 pihak FA berencana mulai menerapkan teknologi tersebut di liga. Dengan teknik Hawkeye, mereka berharap dapat menghindarkan wasit dari tekanan yang berlebihan.
Selain itu, The Three Lions juga memiliki pengalaman buruk, sebelum ide teknologi garis gawang dicetuskan. Gol Lampard pada Piala Dunia 2010 silam ke gawang tak diakui, kendati dalam tayang ulang terlihat jelas bola sudah melewati garis gawang Manuel Neuer.
Teknik Hawkeye sendiri diumumkan sebagai sistem yang akan digunakan di Premier League, di mana penonton televisi dan pengunjung stadion bisa langsung menyaksikan replay, sementara wasit bisa menentukan keputusan.
Bagi Lampard, ini merupakan langkah positif yang ditempuh Inggris, dalam memajukan kualitas sepakbola Premier League.
Ini adalah hal yang sangat baik bagi sepakbola. Saya pikir ini adalah sebuah contoh. Hal ini akan menjadi faktor yang menyenangkan saat digunakan, dan akan memberi anda jawaban yang benar. Di level ini kami membutuhkannya, karena sangat penting, ujar midfielder asal .
Senada dengan Lampard, skipper dan timnas Inggris juga berpendapat positif terkait teknologi ini. Menurutnya, keberadaan teknologi akan mempersempit keberadaan kesalahan dalam mengambil keputusan.
Saya mendukung penuh. Sepakbola telah menjadi begitu penting, karenanya sebuah keputusan besar haruslah benar. Wasit butuh pertolongan, karena mustahil jika seluruh keputusannya diambil dengan benar. Teknologi garis gawang akan mengeliminasi kesalahan di pertandingan. (espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








