Guardiola Beberkan Filosofi di Balik Pencoretan Hart
Editor Bolanet | 24 Agustus 2016 12:20
Kiper Inggris itu disebut akan segera angkat kaki dari Etihad, lantaran ia tidak bisa memainkan peran yang baik sebagai sweeper alias pembagi bola.
Guardiola lantas menjelaskan pada Express: Saya tumbuh dari usia 13 tahun dengan ide membangun permainan dari lini belakang. Ini bukan isu romantisme. Ini bukan tentang sekedar menguasai bola. Ada alasannya: untuk membuat lebih banyak peluang dan kemasukan lebih sedikit gol.
Saya ingin menguasai bola selama 90 menit - saya tahu kebanyakan pelatih tidak ingin itu. Mereka mengatakan 'Saya tidak suka bola, saya lebih suka menghukum anda via serangan balik'.
Oke, itu sempurna. Namun saya justru sebaliknya. Saya ingin terus menguasai bola sebanyak mungkin, namun hanya untuk satu alasan - menyerang lebih baik dan kemasukan lebih sedikit dari serangan balik.
Ketika saya menonton pertandingan, setiap kali kami membangun serangan dengan transisi yang bagus dan mengalirkan bola, kami membuat satu atau dua peluang. Oke, anda bisa memainkan bola panjang, oke anda bisa memenangkan beberapa di antaranya dan mungkin kadang saya punya pengalaman itu.
Namun seberapa cepat gol datang dengan cara itu, sama cepatnya dengan para pemain yang mungkin kembali ke lini belakang. Itulah mengapa saya mencoba untuk berkeras betapa pentingnya ini untuk para pemain. Ini adalah sebuah proses, kami membutuhkan waktu untuk meningkatkan cara kami mengambil tendangan gawang dan juga membangun permainan dari belakang, dari tiga atau empat bek, untuk membuat sebuah pergerakan.
Ketika anda bisa membangun serangan dari kiper ke bek bek tengah, bek sayap, gelandang bertahan, semuanya terasa cair. Hal tersebut membuatnya kian mudah. Hal tersebut berarti pemain depan seperti Kevin de Bruyne, David Silva, Raheem Sterling, dan Jesus Navas akan menerima bola dalam kondisi yang lebih baik.
Lapangan amat luas dan ketika kami menggerakkan bola satu sama lain, akan selalu ada ruang yang tersedia. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






