Guardiola Bicara Soal Kesulitan dan Kepuasan Sebagai Pelatih
Richard Andreas | 10 Februari 2019 03:15
Bola.net - - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mencoba membagikan pengalaman dan sudut pandangnya sebagai pelatih klub sepak bola profesional. Menurutnya, pekerjaan tersebut memang menyenangkan, tapi di saat yang sama bisa membuat siapa pun begitu tertekan.
Guardiola dapat dikatakan sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam satu dekade terakhir. Dia tiga kali menjuarai La Liga, Bundesliga tiga kali, dua Liga Champions, tiga Piala Dunia Antarklub, Premier League, dan banyak trofi lainnya.
Lemari trofi Guardiola nyaris penuh, dan dia sangat menikmati pekerjaannya. Di saat yang sama, dia menilai keberhasilannya tidak bisa terwujud tanpa para pemain hebat, Guardiola berutang besar pada para pemain.
Selama menjalani karier yang gemilang tersebut, Guardiola memahami ada beberapa hal yang paling menyenangkan dan hal-hal yang paling menyulitkan. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kepuasan
Menurut Pep, kepuasan terbesar pelatih bukanlah trofi. Ya, trofi memang penting, tapi lebih dari itu permainan tim lebih terutama. Menurutnya, dia begitu puas ketika melihat timnya bermain sesuai dengan yang dia inginkan.
"Perasaan terbaik adalah ketika anda memutuskan bermain dengan cara tertentu dan itu bekerja dengan baik. Pada akhirnya, trofi dan gelar juara adalah konsekuensi, tapi kepuasan lebih terasa ketika anda membayangkan suatu pertandingan atau pemain untuk bermain dengan cara tertentu, dan itu terjadi," tegas Pep di Sky Sports.
"Itulah kepuasan terbesar sebagai pelatih, itulah alasan saya menjadi pelatih. Lawan akan bermain dengan cara tertentu, kami akan melakukan ini dan itu dengan para pemain kami, itu luar biasa."
Paling Buruk

Lebih lanjut, Guardiola juga bicara soal pengalaman paling buruk sebagai pelatih. Lagi-lagi bukan masalah juara, dia merasa sangat kesulitan ketika harus mencadangkan beberapa pemain hebat karena keterbatasan posisi di lapangan.
"Sejauh ini hari-hari terburuk saya adalah ketika saya tidak bisa membiarkan pemain untuk tampil. Itu sangat buruk. Itu bencana. Itu membunuh saya."
"Akan tetapi saya tidak mempunyai solusi, jadi saya berusaha melakukan rotasi, ada banyak pemain yang layak bermain, dan saya tidak bisa memberikan kesempatan pada mereka. Itulah momen paling berat dalam profesi saya," tandas Pep.
Berita Video
Berita video Time Out yang membahas beberapa pemain yang harus didatangkan Manchester United demi menjadi penantang gelar musim depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













