Guardiola Ogah Bandingkan Man City dengan Barcelona
Asad Arifin | 3 Desember 2018 11:22
Bola.net - - Manajer Manchester City, Josep Guardiola enggan menyamakan tim yang kini dia latih dengan Barcelona pada era dia melatih. Guardiola pun enggan membuat perbandingan dengan Bayern Munchen.
Beberapa waktu lalu, Guardiola mengklaim bahwa dia merasa telah menjadi manajer yang lebih baik dari periode sebelumnya. Pria 47 tahun merasa banyak berkembang setelah membesut Man City tiga musim terakhir.
Hal tersebut lantas memicu perdebatan apakah Man City sudah berada di level yang sama dengan Barca pada era Guardiola. Seperti diketahui, Barca di era Guardiola adalah tim yang meraih banyak gelar.
Selama periode 2008 hingga 2012, Barca begitu dominan dalam perolehan gelar juara. Bukan hanya di La Liga, Barca pun sukses meraih gelar di Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.
Tak Mau Bandingkan
Menurut penuturan Josep Guardiola, dia tidak bermaksud untuk membuat sebuah perbandingan di level klub. Dia hanya merasa telah menjadi pribadi yang lebih baik dalam hal profesi sebagai pelatih dan pengetahuan taktik sepakbola.
"Apakah Anda pernah berada di Barca? Tidak. Tidak masalah. Saya tidak sedang berada di sini untuk mengatakan apakah kami lebih baik baik dari Bayern atau Barcelona. Itu tidak masuk akal," buka Guardiola pada Four Four Two.
"Ini adalah kenyataan yang berbeda dari bagaimana orang lain menyerang kami. Saya senang berada di Barcelona, begitu juga saya senang di Bayern. Tidak, Anda tidak bisa menggambarkan apa yang saya nikmati di sini," tandasnya.
Tunggu Sampai Pensiun
Josep Guardiola mengaku tidak ingin menilai berada pada level mana dirinya kini berada. Mantan pelatih Barcelona ini mengaku hanya akan menilai karirnya setelah dia memutuskan untuk pensiun sebagai pelatih.
"Saya akan menilai karir saya setelah pensiun, betapa bahagianya saya berada di setiap tim yang saya latih. Setelah itu, cara bermain kami juga disukai banyak orang. Tidak ada penyesalan," tutup Guardiola.
Berita Video
UniPin meminta atlet eSports membiasakan pola hidup sehat agar terus berprestasi pada berbagai turnamen internasional.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















