Guardiola Waspadai Ancaman 'Senjata' dari Manchester United, Apakah Itu?
Yaumil Azis | 29 Januari 2020 10:57
Bola.net - Manchester City punya keuntungan besar saat menghadapi rival sekotanya, Manchester United, di laga leg kedua semi-final Carabao Cup. Namun Josep Guardiola selaku pelatih enggan berleha-leha dan tetap memasang status siaga.
Manchester City akan bertindak sebagai tuan rumah dalam laga leg kedua yang berlangsung pada hari Kamis (30/1/2020). Tidak hanya itu, mereka juga mengantongi kemenangan 3-1 di leg pertama.
Dengan situasi ini, tentu saja satu kaki Manchester City sudah berada di babak final. Mereka hanya perlu mengincar hasil imbang guna melangkah ke puncak kompetisi dengan sempurna.
Tidak hanya itu, klub berjuluk the Citizens itu juga boleh merasakan kekalahan pada pertandingan ini. Dengan syarat gawang mereka tidak boleh kebobolan lebih dari dua gol.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Manchester United Punya 'Senjata'
Manchester City sangat diuntungkan, tapi tidak cukup untuk membuat Guardiola bisa bersantai. Ia mewaspadai ancaman dari senjata mematikan milik Manchester United yang punya potensi menggagalkan langkah mereka ke final.
"Dalam permainan menyerang, mereka memiliki kualitas di sisi tengah - Mata, Lingard, Martial, dan James, Greenwood di tengah, dan bola mati dengan Lindelof, Maguire, Matic, plus kiper yang bagus," ujar Guardiola dikutip dari MEN.
"Mereka adalah senjata yang luar biasa, mereka bisa berlari dalam waktu tiga atau empat detik, saat kami kalah melawan tim Mourinho, mereka juga luar biasa," lanjutnya.
Manchester City Harus Sempurna
Situasi yang serupa juga pernah dimiliki Manchester United. Tepatnya pada musim lalu, di mana mereka menyingkirkan PSG dengan sukses dalam babak 16 besar Liga Champions kendati sempat kalah 0-2 di leg pertama.
Guardiola mewaspadai kemungkinan timnya mengalami hal yang serupa saat bertemu Manchester United. Oleh karena itu, ia menuntut para pemainnya untuk tidak menunjukkan celah pada performanya.
"Ini adalah Man United, mereka mampu melakukannya. Kami harus bermain hampir sempurna agar bisa melewati semi-final," tambahnya.
"Dalam pertandingan seperti ini, melawan tim seperti ini, dengan sejarah luar biasa di belakangnya. Mereka punya kebanggaan dan saya tahu betapa sulitnya mencapai babak final," pungkasnya.
(Manchester Evening News)
Baca Juga:
- Derby Manchester, Si Setan Merah Berharap Tuah Magis dari Malam di Paris
- Premier League Winter Break: Apa Artinya? Berapa Lama Jatah Libur Tiap Klub?
- Gabriel Jesus Yakin Manchester City Masih yang Terbaik untuk Kariernya
- Manchester City Resmi Perpanjang Kontrak Fernandinho
- Demi ke Final Carabao Cup, MU Diharamkan Parkir Bis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














