Hakim Ziyech Bicara Alasannya Pilih Chelsea dan Ekspektasinya di Premier League
Dimas Ardi Prasetya | 27 April 2020 21:29
Bola.net - Gelandang serba bisa asal Maroko Hakim Ziyech mengatakan ia memilih Chelsea karena faktor Frank Lampard dan ia berharap bermain di Premier League membuatnya jadi pemain yang lebih baik.
Ziyech bersinar bersama dengan Ajax Amsterdam. Pemain berusia 27 tahun ini lantas diincar oleh banyak klub besar Eropa.
Namun pada akhirnya perburuannya dimenangkan oleh Chelsea. The Blues resmi merekrutnya dengan bandrol yang dikabarkan mencapai 40 juta euro pada awal tahun ini.
Akan tetapi ia tidak langsung pindah ke Stamford Bridge. Ia baru akan gabung tim barunya per 1 Juli 2020 mendatang.
Alasan Pilih Chelsea
Hakim Ziyech mengaku ia telah membuat keputusan yang tepat untuk memilih gabung Chelsea. Ia yakin bakal bisa beradaptasi dengan baik di klub tersebut.
Ziyech pun menambahkan, ia memilih Chelsea karena faktor Frank Lampard. Selain karena pemilihan taktiknya, ia juga merasa bisa langsung menyatu dengan manajer berusia 41 tahun tersebut.
"Sekarang, semuanya terasa benar," kata Ziyech kepada Voetbal International ketika ditanya tentang penolakannya atas beberapa klub besar di masa lalu, via Goal International. “Chelsea adalah klub yang sangat besar dan menyenangkan. Ada banyak anak muda berbakat, yang menempatkan saya pada posisi yang biasa saya alami setelah tiga setengah tahun terakhir di Ajax. Ini cocok untuk saya," tegasnya.
“Chelsea memiliki pelatih yang suka sepa kbola menyerang dan menarik di dalam diri Frank Lampard. Saya merasakan hal yang sama. Kami melakukan beberapa pembicaraan yang baik. Lampard benar-benar tenang dan menampilkan dirinya dengan baik. Kami segera merasakan sebuah hubungan, yang juga meyakinkan saya untuk membuat keputusan ini," terangnya.
"Oleh karena itu, sekarang adalah waktu untuk bergerak. Saya siap, juga sebagai pribadi. Ini akan menjadi fase baru dalam hidup saya untuk berada jauh dari keluarga dan teman-teman saya di London. Saya tidak melihatnya sebagai sebuah perjuangan, justru sebaliknya. Saya benar-benar menantikannya. Saya akan berusaha semaksimal mungkin, dan akan belajar banyak hal baru yang akan membuat saya tumbuh lebih jauh."
Ekspektasi Premier League
Hakim Ziyech kemudian berbicara soal kompetisi Premier League. Menurutnya kompetisi ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia.
Ia juga menyebut liga ini akan jauh lebih keras dari liga Belanda. Namun ia berharap tempaan kompetisi tersebut akan membuatnya jadi pemain yang lebih baik.
“Sebagai seorang anak, saya selalu bermimpi tentang ini. Saya menyaksikan pertandingan yang dimainkan oleh Chelsea, Arsenal dan Man Utd dan para pemain seperti Didier Drogba, Thierry Henry, Dennis Bergkamp dan David Beckham, sebut saja itu. Saya menginginkan hal yang sama."
“Apakah ini kompetisi terbaik di dunia? Saya tidak tahu. Saya juga mengagumi La Liga, tetapi Premier League jelas merupakan yang paling intens. Saya tidak suka mengambil jalan termudah, karena Anda tidak menantang diri sendiri ketika melakukannya. Saya suka tantangan. Itu membuat saya lebih kuat dan membuat saya tetap tajam," koar Ziyech.
Sementara menunggu transfernya ke Chelsea, Hakim Ziyech saat ini tengah menganggur. Sebab Ajax Amsterdam dipastikan tak berlaga lagi setelah kompetisi Liga Belanda resmi dihentikan akibat pandemi virus corona.
(goal international)
Jangan Lewatkan:
- Hakim Ziyech: Mulai Tanggal 1 Juli 2020, Saya adalah Pemain Chelsea
- 3 Keuntungan Chelsea dari Perekrutan Philippe Coutinho
- Hakim Ziyech dan 5 Penjualan Termahal Ajax Amsterdam
- Termasuk Mohamed Salah dan Sadio Mane, 12 Pemain Sepak Bola yang Tetap Puasa di Bulan Ramadan
- Mason Mount Tunggu Kedatangan Hakim Ziyech di Chelsea
- Hakim Ziyech Disebut Bakal Jadi Bintang Baru Chelsea, Sepakat?
- Hakim Ziyech Saja Tidak Cukup untuk Jadikan Chelsea Tim Hebat Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick, Memimpin dengan Teladan di Manchester United
Liga Inggris 29 Januari 2026, 15:54
-
Manchester United Inginkan Gelandang Barcelona Ini, Hansi Flick: Gak Dulu!
Liga Inggris 29 Januari 2026, 15:34
-
Bintang AC Milan Ini Jadi Target Transfer Manchester United?
Liga Inggris 29 Januari 2026, 15:24
LATEST UPDATE
-
Espargaro Bersaudara Kompak Kuasai Hari Pertama Tes Shakedown MotoGP Sepang 2026
Otomotif 29 Januari 2026, 21:37
-
Klasemen Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Tim Nasional 29 Januari 2026, 21:08
-
Roy Keane Berubah Pikiran, Kini Dukung Manchester United Permanenkan Michael Carrick
Liga Inggris 29 Januari 2026, 20:43
-
Manchester United Putuskan Tak Kejar Cole Palmer, Fokus Cari Gelandang Bertahan
Liga Inggris 29 Januari 2026, 20:35
-
Proliga 2026: Surabaya Samator Kalahkan Garuda Jaya Tiga Set Langsung di GOR Tri Dharma
Voli 29 Januari 2026, 20:18
-
Live Streaming Panathinaikos vs Roma - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:06
-
Live Streaming Aston Villa vs RB Salzburg - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:05
-
Live Streaming M. Tel-Aviv vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:04
-
Live Streaming Real Betis vs Feyenoord - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:03
-
Live Streaming Nottm Forest vs Ferencvaros - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:02
-
Live Streaming Crvena Zvezda vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04





