Hakim Ziyech Kena Damprat: Pemain Bintang tak Seharusnya Seperti Itu!
Yaumil Azis | 4 Januari 2021 10:32
Bola.net - Performa yang ditunjukkan pemain Chelsea, Hakim Ziyech, saat menghadapi Manchester City dalam laga Premier League dikritik keras oleh Graeme Souness. Menurutnya, Ziyech tak menunjukkan sikap selayaknya pemain bintang.
Seperti yang diketahui, Chelsea bertemu dengan Manchester City di Stamford Bridge pada hari Minggu (3/1/2021) kemarin. Kendati bermain sebagai tuan rumah, pasukan Frank Lampard tersebut gagal menghindari kekalahan dengan skor 1-3.
Aroma kekalahan sudah tercium setelah Manchester City mengungguli Chelsea tiga gol dalam kurun waktu kurang lebih setengah jam. Ilkay Gundogan, Phil Foden dan juga Kevin De Bruyne merupakan dalang di balik ketiga gol tersebut.
Tentu, Chelsea sudah berupaya keras agar mampu mengejar ketertinggalannya. Namun pertahanan the Citizens terlalu sulit untuk ditembus, dan Chelsea hanya diberi kesempatan mencetak gol di masa injury time lewat Callum Hudson-Odoi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Harus Ikut Membantu Pertahanan
Performa Chelsea secara keseluruhan tidak begitu bagus. Namun Souness, yang pernah memperkuat Liverpool dan Tottenham semasa bermainnya, lebih menyoroti performa Hakim Ziyech pada pertandingan tersebut.
Kehadiran Ziyech sangat dinanti-nantikan setelah mengalami cedera pada bulan Desember 2020 lalu. Namun saat bermain, rekrutan dari Ajax Amsterdam tersebut justru menjadi salah satu biang keladi gol Manchester City.
Ziyech terlihat berjalan di tengah lapangan usai melakukan tendangan bebas, tepat saat Manchester City melancarkan serangan balik. Pada penghujung momen itu, Kevin De Bruyne sukses menjebol gawang Edouard Mendy.
"Coba lihat Ziyech. Dia masuk, lihat dia! Pemain besar tidak berlagak seperti itu Dia harus berlari mundur ke pertahanan secepat mungkin," kritik Souness saat berbicara kepada Sky Sports.
Kevin De Bruyne Harus Dikejar
Souness tidak bermaksud mengatakan kalau mundurnya ZIyech bisa memberikan perbedaan. Namun setidaknya, sang pemain harus menunjukkan sikap bahwa dirinya bersedia membantu tim yang sedang menghadapi serangan.
"Mereka tidak hanya berdiri dan menyaksikan pertandingan seperti ini. "Itu bukan masalah saya, itu masalah orang lain," tambah Souness.
"Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa dia akan berlari mundur dan membuat perbedaan, tapi dia harus mundur. Kevin De Bruyne harus dikejar, dia masih ingin jadi bagian di dalamnya."
"Saya yakin saat Frank melihat kejadian itu, dia akan menunjuk momen itu kepada Ziyech dan mengatakan bahwa dia tidak boleh melakukan itu," pungkasnya.
(Metro)
Baca Juga:
Terbaik dan Terburuk Chelsea vs Manchester City: Laga Terakhir Frank Lampard?
Bukan Jurgen Klopp atau Pep Guardiola, Chelsea Mungkin Pecat Frank Lampard
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Inggris: Man City Tembus Lima Besar, Chelsea Melorot
Hei Frank Lampard, Memecat Manajer Adalah DNA Chelsea Era Roman Abramovich
Trio Ziyech-Pulisic-Werner Mengecewakan, Begini Respons Frank Lampard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















