Half-Time Talk: Tak Banyak Bicara Taktik, Guardiola Akui Kualitas Pemain yang Jadi Pembeda
Richard Andreas | 8 Februari 2021 09:00
Bola.net - Gagal penalti di babak pertama, Manchester City terbukti masih terlalu kuat untuk Liverpool. Tim tamu memetik kemenangan 4-1 dalam duel sengit di Anfield, Minggu (7/2/2021) malam WIB kemarin.
Ya, Pep Guardiola menuntun timnya membungkus 3 poin lewat kemenangan impresif. Skor sempat terkunci 0-0 di babak pertama, lalu berubah jadi 1-1 di pertengahan babak kedua, dan dalam waktu singkat berubah jadi 4-1 untuk Man City.
Seharusnya laga lebih mudah andai Man City unggul 1-0 di babak pertama. Mereka mendapatkan hadiah penalti di menit ke-37, tapi sayang Ilkay Gundogan gagal memaksimalkannya.
Kegagalan ini dicemaskan bisa merusak mental Man City, terlebih bermain di Anfield. Namun, ternyata Josep Guardiola tidak pernah membahas penalti itu di jeda paruh waktu. Apa katanya?
Half-time
Gagal penalti di Anfield tentu bisa membuat tim manapun kesulitan, mental pemain bisa goyah. Meski begitu, Guardiola ternyata tidak bicara apa pun. Dia membiarkan para pemain menyelesaikannya sendiri dan terbukti berhasil di babak kedua.
"Saya tidak mengatakan apa pun di jeda paruh waktu. Para pemain membuat keputusan sendiri dan mereka menyelesaikannya sendiri, dan para gelandang tampil fantastis," ujar Guardiola di Mancity.com.
"Khususnya ketika Anda harus bereaksi setelah gagal memaksimalkan penalti lawan Liverpool di Anfield."
Gagal penalti dan kualitas pemain
Man City memang punya catatan buruk soal penalti saat melawan Liverpool, tapi setidaknya kali ini mereka berhasil menang. Penalti itu pun tidak pernah dibahas, Guardiola bahkan tidak banyak bicara soal taktik.
"Tiga tahun lalu kami pun gagal penalti di sini, di menit ke-88 Riyad Mahrez gagal, lalu Kevin pun gagal di kandang, dan hari ini Gundo, jadi sekali lagi ini sulit bagi kami secara mental," lanjut Pep.
"Di paruh waktu kami tidak mengatakan apa pun soal gagal penalti itu, kami hanya perlu mengontrol pergerakan mereka lebih baik."
"Dan setelahnya kualitas para pemain jadi pembeda," tandasnya.
Sumber: Man City
Baca ini juga ya!
- 5 Pelajaran Sheffield United vs Chelsea: The Blues Kembali ke Papan Atas
- Cara Timo Werner Bantu Chelsea: Bukan Gol, Tapi Assist, dan Menang Penalti
- 2 Catatan yang Tersisa dari Pertandingan: Baik untuk Man City, Buruk bagi Liverpool
- Janji Timo Werner untuk Chelsea: Saya Akan Cetak Gol!
- Pesan Penting Jurgen Klopp Agar Alisson Tak Blunder Lagi: Tendang ke Tribune Saja!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















