Harry Maguire Diklaim Sudah Menjadi Kapten yang Baik untuk Manchester United
Yaumil Azis | 11 Maret 2020 04:13
Bola.net - Keputusan Manchester United untuk menunjuk Harry Maguire sebagai kapten ternyata tidak salah. Rekan setimnya, Aaron Wan-Bissaka, berkata bahwa pemain yang beroperasi di sektor pertahanan itu sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Seperti yang diketahui, Maguire sendiri masih terhitung orang baru di Old Trafford. Ia direkrut pada bursa transfer musim panas dengan mahar mencapai 80 juta pounds dari klub Inggris lainnya, Leicester City.
Kehadiran Maguire seolah menyelesaikan masalah di sektor pertahanan Manchester United musim ini. Ia bersama Victor Lindelof saling bahu membahu menyaring serangan yang menuju ke arah sang kiper, David De Gea.
Pada pertengahan musim, ia mendapatkan mandat sebagai kapten tim dalam beberapa kesempatan. Namun ia baru resmi mengemban ban kapten tim semenjak Ashley Young memilih untuk hengkang ke Inter Milan bulan Januari lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Maguire Telah Melaksanakan Tugasnya
Kendati berstatus sebagai pemain baru, namun Maguire tidak sungkan untuk menjadi kapten tim. Di mana umumnya banyak tim yang menunjuk pemain dengan masa pelayanan terlama sebagai kaptennya.
Ia melaksanakan tugasnya dengan baik, dan tidak hanya terlihat di atas lapangan saja. Rekan setimnya yang juga bergabung pada musim panas kemarin, Wan-Bissaka, juga mengatakan bahwa Maguire sudah menjalankan peran kaptennya dengan apik.
"Kapten punya satu tugas utama: menjadi seorang pemimpin untuk tim. Harry masuk ke peran itu karena memang bagus di situ, dan dia melakukan tugasnya dengan baik," ujarnya kepada United Review.
Mengenai Skema Pertahanan
Belakangan ini Wan-Bissaka kerap menjadi sasaran pujian oleh pandit maupun khalayak ramai atas performanya yang cukup konsisten di sisi sayap pertahanan. Namun ia merasa bahwa performa apik tersebut tidak dihasilkan oleh dirinya saja.
"Saya rasa kerja sama antara kami telah berkembang dan kami sudah bertumbuh bersama. Anda bisa melihatnya dalam clean sheet. Itulah tujuan utamanya: mendapatkan clean sheet, lalu klub bisa meraih kemenangan," lanjutnya.
"Saya pikir itu bergantung kepada komunikasi yang lebih baik. Terkadang formasi berubah, jadi kami sudah terbiasa memakai baik lima ataupun empat di belakang, dan komunikasi sangat membantu," tambahnya.
"Saya tidak punya preferensi [antara dua sistem pertahanan itu]. Dengan lima orang saya jadi bisa bergerak maju ke depan dalam beberapa kali kesempatan di pertandingan," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Solskjaer Haramkan Pemain Manchester United Terlena Usai Kalahkan Man City
- 'Manchester United Tidak Boleh Menunggu 30 Tahun Seperti Liverpool'
- Solskjaer Sudah Kantongi Rencana Pembelian Pemain, Siapa Saja Kira-kira?
- MU Siapkan Rp1,3 Trilyun untuk Transfer Jack Grealish
- Saking Bagusnya, Bruno Fernandes Terlihat Seperti Sudah 10 Tahun Main di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
















