Haruskah Chelsea Merekrut Romelu Lukaku? Statistik Ini Bisa Jadi Bahan Pertimbangan
Yaumil Azis | 1 Juni 2021 07:01
Bola.net - Kebutuhan Chelsea akan penyerang yang mumpuni dalam urusan mencetak gol sedang tinggi-tingginya. Dan menurut laporan, mereka kepincut membawa Romelu Lukaku pergi dari Inter Milan pada musim panas nanti.
Beberapa pekan yang lalu, Lukaku sukses mengantarkan Inter Milan meraih gelar juara Serie A pertamanya sejak tahun 2010 silam. Kontribusinya sangat terasa karena Lukaku terbilang rajin dalam urusan mencetak gol.
Menurut catatan, Lukaku berhasil memproduksi 24 gol dalam ajang Serie A saja - total 30 gol. Torehan tersebut membuatnya berada di peringkat kedua, tepat di bawah Cristiano Ronaldo yang menjadi Capocannoniere dengan 29 gol.
Dan pada musim sebelumnya, Lukaku memproduksi sebanyak 34 gol dari 51 penampilannya di semua kompetisi. Jadi kalau soal mencetak gol, pria berkebangsaan Belgia tersebut sudah cukup teruji.
Belakangan, Lukaku cukup sering dikaitkan dengan Chelsea yang tampak frustrasi karena belum juga mendapatkan striker luar biasa. Timo Werner didatangkan pada tahun 2020 dengan banyak ekspektasi, namun tak mampu mewujudkannya sejauh ini.
Apakah memang benar Chelsea membutuhkan Lukaku? Jangan buru-buru membuat kesimpulan. Bolaneters bisa menyimak informasi seputar perbandingan statistik Lukaku dengan para bomber the Blues saat ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Gol
- Romelu Lukaku – 24
- Olivier Giroud – 6
- Timo Werner – 6
- Kai Havertz – 4
- Mason Mount – 4
- Tammy Abraham – 3
- Christian Pulisic – 3
- Hakim Ziyech – 2
Asis
- Romelu Lukaku – 11
- Timo Werner – 8
- Hakim Ziyech – 3
- Christian Pulisic – 1
- Kai Havertz – 2
- Tammy Abraham – 1
- Mason Mount – 1
- Olivier Giroud – 0
Gol Per Menit
- Olivier Giroud – 98.5
- Romelu Lukaku – 120.3
- Kai Havertz – 296.3
- Tammy Abraham – 299.3
- Mason Mount – 365.5
- Timo Werner – 416
- Hakim Ziyech – 492
- Christian Pulisic – 506.6
Menit Per Gol atau Asis
- Romelu Lukaku – 82.5
- Olivier Giroud – 98.5
- Timo Werner – 178.3
- Hakim Ziyech – 196.8
- Kai Havertz – 197.5
- Tammy Abraham – 224.5
- Mason Mount – 292.4
- Christian Pulisic – 380
Dribbling Sukses (rata-rata)
- Christian Pulisic – 2.3
- Romelu Lukaku – 1.7
- Mason Mount – 1.4
- Hakim Ziyech – 1.4
- Kai Havertz – 1.1
- Timo Werner – 1
- Tammy Abraham – 0.5
- Olivier Giroud – 0
Operan per 90 mins (akurasi umpan)
- Hakim Ziyech – 49.1 (79.6%)
- Mason Mount – 47.2 (85%)
- Kai Havertz – 42.6 (84.7%)
- Christian Pulisic – 33.8 (84%)
- Timo Werner – 27.2 (79%)
- Olivier Giroud – 24.5 (71.9%)
- Romelu Lukaku – 22.9 (72.5%)
- Tammy Abraham – 17.2 (72.1%)
Tembakan per 90 mins (dalam kotak penalti)
- Olivier Giroud – 3.2 (1.7)
- Mason Mount – 3.1 (1.5)
- Romelu Lukaku – 3 (2.2)
- Tammy Abraham – 2.8 (2.3)
- Timo Werner – 2.7 (2)
- Hakim Ziyech – 2.5 (0.6)
- Christian Pulisic – 2.1 (1.4)
- Kai Havertz – 2 (1.6)
Kesimpulan
Dari sederet statistik di atas, bisa disimpulkan kalau Lukaku bukan 'team-player. Artinya Lukaku tidak terbiasa berperan sebagai penyerang yang membantu tim dalam pembangunan serangan. Tugasnya hanya satu, mencetak gol.
Jikalau bukan mencetak gol, Lukaku juga bisa menyumbangkan asis. Namun sudah pasti kalau dirinya lebih fokus kepada pemberian hasil.
Apakah cocok dengan gaya bermain Thomas Tuchel? Sejauh yang diketahui, Tuchel mengedepankan penguasaan bola. Terlepas dari laga final Liga Champions melawan Manchester City, the Blues hampir selalu membukukan penguasaan bola lebih dari 60 persen di setiap pertandingan.
Permainan penguasaan bola membutuhkan proses operan yang berulang-ulang. Sementara Lukaku memiliki presentase operan dan akurasi yang sangat rendah. Sedikit lebih baik dari Tammy Abraham namun di bawah Olivier Giroud.
(Planet Football)
Baca Juga:
Ada yang Bilang N'Golo Kante Mirip 2 Legenda Arsenal Ini, Sepakat?
Berkah Liga Champions! Chelsea Anggarkan Rp4 Triliun Buat Uang Belanja Thomas Tuchel
Cabut dari Chelsea, Milan Siap Caplok Giroud
Parah, Antonio Rudiger Masih Belum Dapat Tawaran Kontrak Baru dari Chelsea
Abaikan Chelsea, Raphael Varane Mantap Gabung Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







